Tutup Iklan X

Bupati Banyuwangi Ajak Kepala Desa Susun Prioritas Pembangunan di Tengah Keterbatasan Anggaran.

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani mengajak seluruh kepala desa (kades) untuk menyusun skala prioritas pembangunan. Foto: Redaksi BanyuwangiHits.id

BANYUWANGIHITS.ID – Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani mengajak seluruh kepala desa (kades) untuk menyusun skala prioritas pembangunan di tengah keterbatasan fiskal yang dihadapi saat ini. Kondisi tersebut turut dipengaruhi dinamika geopolitik global yang berdampak hingga ke perekonomian nasional dan daerah.

Meski berada dalam tekanan anggaran, Ipuk menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak boleh terhenti. Ia meminta seluruh pemerintah desa tetap menjalankan program dengan menyesuaikan kebutuhan prioritas di masing-masing wilayah.

“Apapun rintangannya, kita harus tetap melanjutkan pembangunan Banyuwangi dengan mengoptimalkan potensi yang kita miliki,” ujar Ipuk saat silaturahmi dan halal bihalal bersama Kepala Desa se Banyuwangi di Kantor Desa Gladag, Rogojampi, Kamis (2/4/2026).

Menurutnya, kondisi saat ini harus dihadapi dengan kebersamaan serta penguatan sinergi antara pemerintah daerah dan pemerintah desa. Ia menilai, tantangan serupa bukan pertama kali dialami Banyuwangi.

Daerah tersebut sebelumnya mampu melewati masa sulit saat pandemi dan kembali bangkit berkat kerja sama berbagai pihak.

Baca juga :  Tegur Remaja Diduga Konsumsi Miras, Anggota Satpol PP Banyuwangi Dikeroyok di Pendopo Blambangan.

“Dengan tandang bareng, kami percaya kondisi saat ini juga bisa kita lalui,” ujarnya.

Ipuk juga menekankan bahwa keterbatasan anggaran tidak boleh menjadi alasan untuk berhenti berinovasi. Justru, situasi ini harus dimanfaatkan sebagai momentum untuk menggali dan mengoptimalkan potensi desa masing-masing.

Pemerintah Kabupaten Banyuwangi sendiri telah melakukan penataan ulang atau re prioritas anggaran. Infrastruktur tetap menjadi fokus utama, namun sektor pendidikan dan kesehatan tetap menjadi perhatian.

Selain itu, Ipuk meminta Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) untuk turut mendampingi desa dalam menyusun ulang prioritas anggaran agar program pembangunan tetap berjalan optimal.

“Sehingga program pembangunan tetap berjalan lebih efektif di meski anggaran transfer dari pemerintah pusat berkurang,” kata Ipuk.

Sementara itu, Ketua Persaudaraan Kepala Desa Indonesia (PKDI) Banyuwangi, Budiharto, menyatakan kesiapan pihaknya untuk mendukung kebijakan tersebut.

“Kami juga berterima kasih kepada Ibu Bupati yang selalu memperhatikan kami. Meski anggaran terbatas, sudah memberikan tambahan anggaran kepada desa-desa di Banyuwangi,” ujarnya. (Redaksi