Tutup Iklan X

Jelang Lebaran 2026, 81 Ribu Kendaraan Menuju Banyuwangi Melintasi Tol Gempol–Pasuruan.

Ribuan kendaraan pemudik tercatat melintas di ruas Tol Gempol–Pasuruan dari perjalanan menuju Tapal Kuda hingga Banyuwangi. Foto: Redaksi BanyuwangiHits.id

BANYUWANGIHITS.ID – Arus mudik Lebaran 2026 menuju wilayah timur Jawa mulai menunjukkan peningkatan. Ribuan kendaraan pemudik tercatat melintas di ruas Tol Gempol–Pasuruan dalam beberapa hari terakhir sebagai bagian dari perjalanan menuju kawasan tapal kuda hingga Banyuwangi.

Data PT Jasa Marga Gempol Pasuruan mencatat sebanyak 81.143 kendaraan melintasi ruas tol tersebut selama periode H-10 hingga H-7 Idul Fitri 1447 Hijriah. Angka tersebut menunjukkan peningkatan 8,45 persen dibandingkan kondisi lalu lintas normal yang rata-rata berada di kisaran 74.821 kendaraan.

Bahkan, jika dibandingkan dengan periode yang sama pada arus mudik Lebaran tahun lalu, volume kendaraan tersebut mengalami kenaikan hingga 11,56 persen.

Humas PT Jasa Marga Gempol Pasuruan, Supriadi, menyampaikan bahwa peningkatan arus kendaraan mulai terlihat sejak pertengahan pekan lalu.

“Ada kenaikan yang cukup terasa, baik kendaraan yang masuk maupun keluar di wilayah Pasuruan dan sekitarnya,” ujar Supriadi, Senin (16/3/2026).

Baca juga :  Dukung Pendidikan Keluarga Warga Binaan, Lapas Banyuwangi Salurkan Sepeda dan Alat Sekolah.

Lonjakan kendaraan tersebut tampak di sejumlah gerbang tol utama di sepanjang ruas Gempol–Pasuruan. Gerbang Tol Pasuruan menjadi titik dengan volume lalu lintas tertinggi.

Tercatat sebanyak 18.056 kendaraan keluar melalui gerbang tol tersebut atau meningkat sekitar 12,7 persen, sementara 18.671 kendaraan masuk tercatat naik 9,94 persen.

Sementara itu, di Gerbang Tol Bangil jumlah kendaraan yang keluar mencapai 7.241 unit, meningkat sekitar 12,23 persen dibandingkan kondisi normal.

Adapun Gerbang Tol Grati mencatat sekitar 9.403 kendaraan masuk menuju arah Probolinggo dan Banyuwangi, yang menjadi jalur utama menuju kawasan timur Jawa hingga akses penyeberangan ke Bali.

Ruas Tol Gempol–Pasuruan sendiri merupakan bagian penting dari jalur darat utama yang menghubungkan Surabaya dengan wilayah timur Jawa. Jalur ini menjadi akses strategis bagi kendaraan yang menuju Probolinggo, Situbondo hingga Banyuwangi.

Peningkatan volume kendaraan sejak awal periode mudik ini menjadi indikasi bahwa pergerakan pemudik menuju wilayah timur Jawa mulai terjadi lebih awal. Jika tren tersebut terus berlanjut, kepadatan lalu lintas di jalur darat menuju kawasan timur diperkirakan akan semakin meningkat mendekati puncak arus mudik.

Baca juga :  Jangan Tergiur Pinjaman Kilat, Pemkab Banyuwangi Gencarkan Sosialisasi Anti-Pinjol di Ruang Publik.

Pengelola jalan tol juga mengimbau para pemudik untuk mempersiapkan perjalanan dengan baik sebelum menempuh perjalanan jarak jauh.

Pengguna jalan diminta memastikan kendaraan dalam kondisi prima serta mengecek saldo kartu uang elektronik agar tidak terjadi antrian di gerbang tol. Selain itu, pengendara diingatkan untuk memanfaatkan rest area yang tersedia apabila merasa lelah selama perjalanan.

Dengan peningkatan volume kendaraan yang sudah terlihat sejak H-10 Lebaran, arus mudik di ruas Tol Gempol–Pasuruan diperkirakan akan terus meningkat dalam beberapa hari ke depan.  (Redaksi)