Limbah Sekam Terbakar di Singojuruh Berhasil Dipadamkan, Diduga Karena Cuaca Panas Ekstrem.

BANYUWANGIHITS.ID – Kebakaran terjadi di area pabrik milik PT UD Mulya Agung yang berlokasi di Jalan Wonorekso–Rogojampi, Dusun Gombol, Desa Benelan Kidul, Kecamatan Singojuruh, Banyuwangi, Jumat (3/4/2026) pagi. Objek yang terbakar berupa tumpukan limbah sekam padi.
Peristiwa tersebut pertama kali diketahui sekitar pukul 06.00 WIB. Laporan kemudian diterima petugas pada pukul 06.49 WIB dan langsung ditindaklanjuti dengan pemberangkatan tim ke lokasi pada pukul 06.52 WIB. Petugas tiba di lokasi sekitar pukul 07.19 WIB dan segera melakukan upaya pemadaman.
Kebakaran melanda area tumpukan sekam dengan luas kurang lebih 8 x 9 meter. Tim pemadam kebakaran yang terdiri dari Sektor Srono, Regu Brama 2, dan relawan Redkar, langsung melakukan penanganan intensif menggunakan tiga unit mobil pemadam.
Proses pemadaman dilakukan dengan menyemprotkan air serta mengurai tumpukan sekam untuk memastikan api yang berada di dalam material benar-benar padam. Petugas juga melakukan pendinginan dan pemeriksaan menyeluruh guna mencegah munculnya kembali titik api.
Berdasarkan keterangan pelapor sekaligus karyawan pabrik, Sri Wahyuni, awalnya terlihat kepulan asap dari tumpukan sekam saat aktivitas kerja berlangsung. Upaya pemadaman sempat dilakukan secara manual oleh karyawan, namun api sulit dikendalikan karena berada di dalam tumpukan.
Petugas menduga kebakaran dipicu oleh kondisi cuaca panas yang menyebabkan penumpukan suhu di dalam sekam, ditambah kurangnya sirkulasi udara. Kondisi tersebut memicu terjadinya pembakaran secara alami hingga muncul api.
Selain itu, kejadian ini juga dipengaruhi oleh terpenuhinya unsur “segitiga api”, yakni adanya bahan mudah terbakar, sumber panas, serta oksigen yang cukup sehingga api dapat menyala.
Api akhirnya berhasil dipadamkan sepenuhnya pada pukul 10.22 WIB, dan proses penanganan dinyatakan selesai sekitar pukul 11.28 WIB setelah dilakukan pengecekan akhir di lokasi.
Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa ini. Sementara untuk kerugian materiil masih dalam proses pendataan. Petugas mengimbau kepada masyarakat dan pelaku usaha untuk lebih memperhatikan potensi kebakaran, terutama pada material mudah terbakar seperti sekam, terlebih saat cuaca panas ekstrem. (Redaksi)
