Perangi Narkoba, Lapas Banyuwangi Gandeng TNI-Polri Gelar Tes Urine Dadakan.

BANYUWANGIHITS.ID – Komitmen pemberantasan narkotika di lingkungan pemasyarakatan terus diperkuat. Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banyuwangi meluncurkan aksi mendadak berupa tes urine massal yang menyasar petugas hingga warga binaan pada Senin (6/4/2026).
Langkah preventif ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhakti Pemasyarakatan (HBP) ke-62. Tidak sendirian, pihak Lapas menggandeng sinergi lintas instansi yang melibatkan personel dari Kodim 0825 Banyuwangi, Polresta Banyuwangi, serta BNNK Banyuwangi guna menjamin objektivitas pemeriksaan.
Kalapas Banyuwangi, I Wayan Nurasta Wibawa, menjelaskan bahwa keterlibatan aparat penegak hukum (APH) lain bertujuan untuk menciptakan proses yang transparan.
“Kami melakukan tes urine terhadap 50 petugas dan 468 warga binaan. Langkah ini diambil untuk memastikan tidak terdapat penyalahgunaan maupun peredaran gelap narkoba di dalam Lapas,” ujar Wayan dalam keterangan resminya.
Setelah melalui proses pemeriksaan sampel yang ketat di bawah pengawasan tim gabungan, hasil menunjukkan tren positif bagi integritas Lapas Banyuwangi. Seluruh peserta yang diperiksa dinyatakan bebas dari zat terlarang.
“Hasil tes urine keseluruhan menunjukkan hasil negatif. Ini menjadi bukti komitmen kami dalam menjaga integritas institusi,” tambahnya.
Wayan menegaskan bahwa agenda ini bukan sekadar seremonial, melainkan implementasi strategi P4GN (Pencegahan, Pemberantasan Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika). Ia menjamin akan menindak tegas siapapun yang berani bermain-main dengan narkoba di dalam lapas.
“Kami akan terus melakukan perang terhadap peredaran gelap narkoba. Sinergi dengan jajaran aparat penegak hukum lainnya akan terus ditingkatkan demi mewujudkan Lapas Banyuwangi yang bersih dari narkoba,” tegas Wayan.
Kegiatan yang berlangsung kondusif ini ditutup dengan sesi penguatan koordinasi antar-lembaga. Harapannya, stabilitas keamanan dan ketertiban di Lapas Banyuwangi tetap terjaga melalui pengawasan yang berkelanjutan. (Redaksi)
