Tutup Iklan X

KAI Daop 9 Catat Peningkatan Penumpang 6,8 Juta di 2025 Siapkan Optimalisasi Pelayanan Angkutan 2026.

PT. Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 9 Jember mencatatkan tren positif sepanjang tahun 2025 dengan total volume penumpang mencapai 6.885.421 orang. Foto: Redaksi BanyuwangiHits.id

BANYUWANGIHITS.ID – PT. Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 9 Jember mencatatkan tren positif sepanjang tahun 2025 dengan total volume penumpang mencapai 6.885.421 orang. Angka ini menunjukkan kepercayaan masyarakat di wilayah ujung timur Pulau Jawa terhadap moda transportasi kereta api yang terus meningkat pada Senin (26/01/2026).

Data tahunan yang dirilis manajemen menyebutkan, dari total tersebut sebanyak 3.426.863 penumpang melakukan keberangkatan, sementara 3.458.558 penumpang tiba di berbagai stasiun dalam wilayah kerja Daop 9 Jember sepanjang 2025. Pencapaian ini menunjukkan adanya pertumbuhan sebesar 11,95 persen bila dibandingkan dengan total volume penumpang pada 2024 yang sebanyak 6.159.379 orang. 

Manager Hukum dan Humas Daop 9 Jember, Cahyo Widiantoro, mengatakan bahwa peningkatan jumlah penumpang merupakan bukti kepercayaan masyarakat terhadap layanan kereta api semakin kuat.

“Pertumbuhan hampir 12 persen ini adalah sinyal positif bahwa kereta api telah menjadi pilihan utama mobilisasi masyarakat, baik untuk keperluan bekerja, studi, maupun wisata di wilayah Daop 9 Jember,” ujar Cahyo.

Baca juga :  Viral Video Biduan Dangdut di Acara Isra Mi’raj Songgon, Panitia Beri Klarifikasi.

Salah satu faktor pendorong pertumbuhan penumpang di wilayah Daop 9 Jember adalah kehadiran layanan baru dan tambahan kereta api pada tahun 2025, seperti KA Ijen Ekspres relasi Ketapang–Malang PP serta KA Mutiara Timur Fakultatif relasi Ketapang–Surabaya Gubeng PP saat masa high season. Hadirnya dua layanan ini memberi lebih banyak pilihan waktu dan rute perjalanan bagi calon penumpang kereta api. 

Melihat tren kenaikan penumpang yang terus stabil, manajemen KAI Daop 9 Jember kini tengah mematangkan strategi untuk angkutan penumpang tahun 2026. Fokusnya adalah memperkuat layanan melalui sejumlah langkah seperti penyesuaian jadwal, peningkatan frekuensi perjalanan, serta optimalisasi rute angkutan yang dapat memenuhi kebutuhan perjalanan masyarakat baik untuk urusan pekerjaan, pendidikan, maupun wisata. (Redaksi)