Pertemuan Tertutup PCNU Banyuwangi Kubu Sultan dengan Pj Ketua Umum PBNU Bahas Dinamika Organisasi.

BANYUWANGIHITS.ID – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Banyuwangi kubu Sultan, yang berada dalam garis Pro Rais Aam PBNU KH Miftahul Akhyar dan Sekjen PBNU KH Saifullah Yusuf, menggelar pertemuan khusus dengan Penjabat (Pj) Ketua Umum PBNU KH Zulfa Mustofa. Pertemuan berlangsung tertutup di salah satu ruangan Warung Sate Bagong, Kecamatan Cluring, Banyuwangi, Minggu sore (18/1/2026).
Hanya tiga perwakilan PCNU Banyuwangi yang hadir langsung dalam pertemuan tersebut, yakni KH Ainur Rofiq, KH Saiful Waton, dan Abdul Aziz, sementara belasan pengurus lain menunggu di luar ruangan.
KH Saiful Waton menjelaskan bahwa pertemuan ini telah dijadwalkan sebelumnya bertepatan dengan agenda KH Zulfa Mustofa yang mengisi pengajian di halaman Kantor Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Cluring.
“Kami memang sudah berjanji bertemu beliau sejak dalam perjalanan dari Surabaya,” ujar KH Saiful Waton.
Ra Waton, sapaan akrab KH Saiful Waton, menyebutkan bahwa dalam pertemuan tertutup itu pihaknya menyampaikan berbagai hal terkait dinamika internal PCNU Banyuwangi. Di sisi lain, KH Zulfa Mustofa juga memaparkan perkembangan dan dinamika di tingkat PBNU serta Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) di beberapa daerah.
“Kami saling bertukar informasi. Bahkan sambil berseloroh, Kiai Zulfa sempat bertanya, ‘Kubu sebelah sudah konferensi, tinggal yang Sultan ini kapan?’,” tutur Ra Waton.
Sementara itu, KH Ainur Rofiq mengaku bersyukur mendapat kesempatan bertemu secara khusus dengan Pj Ketua Umum PBNU. Selain menerima banyak informasi strategis, ia juga menyampaikan sejumlah hal penting kepada tokoh yang selama ini menjadi panutannya.
“Tentu ada informasi yang bisa dikonsumsi publik, ada pula yang sifatnya internal. Alhamdulillah, semuanya bisa kami sampaikan, sekaligus beliau memberikan sejumlah masukan,” kata KH Ainur Rofiq.
Hal senada disampaikan Abdul Aziz. Ia menyatakan bahwa dirinya bersyukur dapat ikut dalam pertemuan tersebut sekaligus menjalankan amanah Sekjen PBNU KH Saifullah Yusuf atau Gus Ipul untuk menyampaikan salam dan arahan kepada KH Zulfa Mustofa.
“Gus Sekjen menyarankan agar saya dan teman-teman menemui KH Zulfa Mustofa yang kebetulan sedang memiliki agenda di Banyuwangi,” ujarnya.
Aziz menambahkan bahwa setelah menerima arahan dari Gus Ipul, pengurus PCNU Banyuwangi kubu Pro Rais Aam dan Sekjen PBNU berbagi tugas. Sebagian mendampingi KH Zulfa Mustofa saat pengajian, sementara sebagian lainnya mengikuti agenda ramah tamah di Warung Sate Bagong.
“Kyai Muhdhor Atim, Ustadz Shodiq, dan teman-teman mendampingi Kiai Zulfa saat pengajian. Sebagian lainnya mengikuti pertemuan ramah tamah di Warung Sate Bagong,” pungkasnya.
Pertemuan ini dinilai sebagai upaya memperkuat komunikasi dan silaturahmi serta membahas dinamika organisasi di tingkat cabang maupun pusat, menjelang agenda-agenda nasional NU yang semakin krusial. (Redaksi)
