Tutup Iklan X

Aksi Cepat Kru Kapal Banyuwangi, Selamatkan Pria Asal Lumajang Terombang-ambing di Selat Bali.

Seorang pria ditemukan dalam kondisi terombang-ambing di tengah laut sebelum akhirnya berhasil diselamatkan oleh kru Kapal Motor Penumpang (KMP) Trisna Dwitya. Foto: Redaksi BanyuwangiHits.id

BANYUWANGIHITS.ID – Insiden menegangkan terjadi di perairan Selat Bali pada Senin (20/4/2026), di tengah padatnya aktivitas penyeberangan dari Pelabuhan ASDP Gilimanuk menuju Pelabuhan ASDP Ketapang.

Seorang pria ditemukan dalam kondisi terombang-ambing di tengah laut sebelum akhirnya berhasil diselamatkan oleh kru Kapal Motor Penumpang (KMP) Trisna Dwitya yang melintas di lokasi kejadian.

Peristiwa tersebut diketahui sekitar pukul 08.40 WITA. Keberadaan korban pertama kali disadari oleh kru kapal dan penumpang KMP Trisna Dwitya saat melihat sosok manusia mengapung di tengah derasnya arus laut.

Salah satu penumpang, Gandhi Saputra, mengungkapkan suasana sempat menegangkan ketika korban terlihat sendirian di tengah perairan.

“Korban terlihat mengapung seorang diri di tengah laut sebelum akhirnya dilakukan upaya penyelamatan oleh kru kapal. Diselamatkan KMP Trisna Dwitya,” ujar Gandhi.

Setelah berhasil dievakuasi ke atas kapal, identitas korban mulai diketahui. Kasatpolairud Polresta Banyuwangi, Kompol Mochamad Wahyudi, membenarkan bahwa pria tersebut merupakan warga asal Lumajang, Jawa Timur.

Baca juga :  Remaja 14 Tahun Asal Tegalsari Banyuwangi Tenggelam di Sungai Setail Saat Mandi Bersama Teman.

Dari hasil koordinasi sementara, korban diketahui bukan penumpang KMP Trisna Dwitya, melainkan terjatuh dari kapal lain yang melayani rute serupa di Selat Bali.

“Dari informasi yang didapat, pria itu merupakan penumpang KMP Samudra Utama,” jelas Kompol Wahyudi.

Setibanya di atas kapal, korban langsung mendapatkan penanganan medis darurat dari kru untuk memastikan kondisinya tetap stabil setelah cukup lama berada di laut.

“Korban dinyatakan selamat dan langsung mendapatkan pertolongan. Saat ini sudah dievakuasi sepenuhnya,” tambah Kompol Wahyudi.

Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan guna mengetahui penyebab pasti korban bisa terjatuh dari KMP Samudra Utama, apakah akibat kecelakaan, kelalaian, atau faktor lainnya.

“Terkait penyebab korban jatuh, petugas masih belum mendapatkan informasi secara akurat. Untuk informasi lainnya akan kami sampaikan lebih lanjut setelah pemeriksaan lebih dalam,” pungkasnya. (Redaksi)