Tutup Iklan X

ASDP Catat Tren Arus Balik di Ketapang–Gilimanuk Menguat Jelang Akhir Libur Nataru.

Arus balik dari Bali menuju Jawa melalui lintasan penyeberangan Ketapang–Gilimanuk mulai menunjukkan peningkatan seiring mendekati berakhirnya masa libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Foto: Redaksi BanyuwangiHits.id

BANYUWANGIHITS.ID – Arus balik dari Bali menuju Jawa melalui lintasan penyeberangan Ketapang–Gilimanuk mulai menunjukkan peningkatan seiring mendekati berakhirnya masa libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) mencatat bahwa mobilitas penumpang dan kendaraan yang kembali ke Pulau Jawa kini mulai menguat.

Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), Heru Widodo, mengatakan bahwa trend arus balik yang meningkat ini antara lain dipengaruhi oleh berakhirnya masa liburan panjang serta kebijakan kerja work from anywhere (WFA) yang kini banyak diterapkan.

“Meski pergerakan arus balik libur Nataru mulai meningkat, namun seluruh sistem layanan berjalan dengan baik, dan ini menunjukkan kesiapan operasional serta sinergi kuat seluruh pemangku kepentingan dalam menjaga kelancaran mobilitas masyarakat,” ujar Heru Widodo dalam keterangannya di Banyuwangi, Jawa Timur, Kamis (1/1/2026).

Heru menyampaikan bahwa pada H+6 libur Nataru yaitu Rabu (31/12/2025), jumlah penumpang yang menyeberang dari Gilimanuk, Kabupaten Jembrana, Bali menuju Ketapang, Kabupaten Banyuwangi, tercatat mencapai 22.963 orang. Angka ini sedikit turun sekitar 1,5 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Baca juga :  Sopir Dump Truk Ditemukan Tak Bernyawa di Dalam Kendaraan di Kabat Banyuwangi.

Meskipun terjadi penurunan tipis pada jumlah penumpang, aktivitas penyeberangan pada awal Januari 2026 tetap ramai dan terus dipantau oleh pihak ASDP untuk memastikan layanan berjalan aman dan lancar bagi pengguna jasa.

Dengan meningkatnya arus balik ini, PT ASDP Indonesia Ferry terus memperkuat koordinasi dengan semua pihak terkait untuk menjaga kelancaran operasional di rute strategis Bali–Jawa. (Redaksi)