Tutup Iklan X

Mangsa Bebek di Kandang Warga di Kecamatan Kabat, Ular Piton Dievakuasi Damkar Kab. Banyuwangi.

Petugas Damkarmat Banyuwangi dari Regu Brama 3 mengevakuasi seekor ular piton dari pipa saluran pembuangan di kandang bebek milik warga di Kecamatan Kabat. Foto: REdaksi BanyuwangiHits.id

BANYUWANGIHITS.ID – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Banyuwangi melakukan penanganan penyelamatan non kebakaran berupa evakuasi ular piton di wilayah Kecamatan Kabat, Minggu (3/5/2026) sore.

Kejadian tersebut dilaporkan warga bernama Achmad Syahid Mikael yang menemukan seekor ular di kandang bebek miliknya di Dusun Krajan, Desa Kedayunan. Laporan masuk ke Call Center Damkar Mat sekitar pukul 14.30 WIB.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Regu Brama 3 yang sedang bertugas langsung bergerak menuju lokasi lima menit setelah laporan diterima, dan tiba sekitar pukul 14.48 WIB.

Setibanya di lokasi, petugas terlebih dahulu melakukan observasi untuk memastikan posisi dan kondisi ular. Setelah itu, proses evakuasi dilakukan dengan hati-hati menggunakan peralatan khusus. Ular piton tersebut diketahui berada di dalam pipa saluran pembuangan dan berhasil ditarik keluar oleh petugas.

Dalam kejadian tersebut, ular piton dilaporkan telah memangsa satu ekor bebek milik warga.

Selama proses penanganan, operator komunikasi Damkar Mat terus memantau perkembangan melalui alat komunikasi udara serta aplikasi WhatsApp guna memastikan koordinasi berjalan lancar hingga operasi selesai.

Baca juga :  DPR Waspadai Penyebaran TBC di Banyuwangi, DPR Minta Deteksi Dini dan Pelacakan Diperkuat.

Evakuasi berlangsung sekitar 40 menit dan dinyatakan selesai pada pukul 15.30 WIB. Ular yang berhasil diamankan kemudian dibawa ke Markas Komando (Mako) Damkar Mat Banyuwangi untuk selanjutnya dilepasliarkan kembali ke habitat alaminya.

Dalam operasi ini, petugas menggunakan sejumlah peralatan seperti sarung tangan, penjepit, pengait, senter, serta mobil rescue.

Penanganan dilakukan oleh Regu Brama 3 bersama Relawan Pemadam Kebakaran (Redkar). Tidak ada unsur lain yang terlibat dalam kejadian tersebut.

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk tetap waspada terhadap kemunculan satwa liar di sekitar pemukiman, terutama di area kandang ternak. (Redaksi)