Jalur Gumitir Ambles Lagi, Retakan Capai 6 Meter di Tikungan Kalibaru.

BANYUWANGIHITS.ID – Belum genap setahun setelah diremajakan, Jalur Gumitir, jalur utama lintas selatan yang menghubungkan Jember-Banyuwangi, kembali mengalami kerusakan serius. Jalan nasional ini amblas dengan retakan yang mencapai 6 meter, tepatnya di KM 236+900 ruas Surabaya-Banyuwangi, dekat Warung Pak Saleh, Dusun Barurejo, Desa Kalibaru Manis, Kecamatan Kalibaru.
Kerusakan terjadi di tikungan tajam yang masuk wilayah Perhutani Banyuwangi Selatan, lokasi yang rawan bagi kendaraan besar seperti truk bermuatan berat maupun bus. Permukaan aspal terlihat retak memanjang, sementara bagian bawah tergerus hingga membentuk cekungan dalam hampir 1 meter. Dugaan sementara, amblasnya jalan ini dipicu oleh intensitas hujan tinggi yang mengguyur wilayah Gumitir selama empat hari terakhir.
Relawan Gumitir, Wiji Hariyanto, menjelaskan ukuran kerusakan di lapangan.
“Lokasinya di KM 236+900 jalur nasional arah Surabaya-Banyuwangi. Diameter amblesan kurang lebih enam meter, panjang retakan sekitar tiga meter dan kedalaman sekitar 70 centimeter,” ujar Wiji, Selasa (24/2/2026) sore.
Sebagai langkah antisipasi, di sekitar titik retakan telah dipasang tali pembatas agar pengendara lebih waspada saat melintas. Wiji menambahkan bahwa perbaikan segera sangat diharapkan untuk mengurangi risiko longsor atau kecelakaan.
“Sementara ini masih kami pantau dulu. Di titik retakan sudah dipasang tali pembatas supaya terlihat jelas oleh pengguna jalan. Kami imbau pengendara lebih hati-hati, terutama saat hujan atau malam hari,” tambahnya.
Beberapa pengguna jalan mengaku harus ekstra hati-hati saat melintasi titik retakan. Arif (34) mengatakan, ia mengurangi kecepatan kendaraannya saat melintas.
“Tadi kelihatan ada pembatas, jadi saya pelankan kendaraan. Kalau tidak hati-hati bisa berbahaya, apalagi ini tikungan,” katanya.
Sementara itu, Suyanto (45) berharap perbaikan segera dilakukan, mengingat jalur ini merupakan akses utama bagi kendaraan dari Surabaya menuju Banyuwangi.
“Ini jalur nasional, truk besar sering lewat. Semoga cepat diperbaiki sebelum retakannya melebar,” ujarnya.
Meski terdapat kerusakan, kondisi lalu lintas di jalur Gumitir saat ini masih terpantau normal, berkat pengawasan relawan yang berada di sekitar titik amblesan. (Redaksi)
