Tutup Iklan X

Pendaki Kawah Ijen Dzikri Maulana Masih Dicari, SAR Gabungan Perluas Area Pencarian.

Pencarian terhadap pendaki yang hilang di jalur pendakian Taman Wisata Alam (TWA) Kawah Ijen hingga hari kedua masih terus dilakukan oleh tim gabungan dari berbagai instansi. Foto: Jaenudin BanyuwangiHIts.id

BANYUWANGIHITS.ID – Pencarian terhadap pendaki yang hilang di jalur pendakian Taman Wisata Alam (TWA) Kawah Ijen hingga hari kedua masih terus dilakukan oleh tim gabungan dari berbagai instansi. Korban atas nama Muhammad Dzikri Maulana dilaporkan tidak kembali bersama rekannya setelah tiba di puncak kawah pada Rabu dini hari, 18 Februari 2026.

Menurut kronologi yang dirangkum, Dzikri bersama empat orang temannya, yakni Deni, Slamet H, Alvin, dan Imam Masduki, berangkat dari rumah Slamet H pada pukul 00.00 WIB menggunakan sepeda motor untuk menuju Paltuding, titik awal jalur pendakian Kawah Ijen. Sampai di Paltuding sekitar pukul 00.30 WIB, mereka sempat beristirahat sebentar sebelum memulai pendakian.

Sekitar pukul 02.00 WIB, kelima pendaki melanjutkan perjalanan naik menuju puncak Kawah Ijen dan berhasil sampai sekitar pukul 03.00 WIB. Karena kelelahan, mereka beristirahat dan sempat tertidur di lokasi tersebut. Namun saat bangun, teman-teman Dzikri tidak lagi menemukan korban di sekitar mereka.

Baca juga :  Polresta Banyuwangi Gelar Tes Kesamaptaan Jasmani Selama Empat Hari di GOR Tawang Alun.

Usai menyadari Dzikri tidak terlihat, keempat rekannya berupaya mencari di sekitar area puncak, namun hasilnya nihil. Mereka kemudian turun kembali ke Paltuding sekitar pukul 06.00 WIB untuk meneruskan pencarian, tetapi korban masih belum ditemukan. Atas kondisi itu, teman-temannya melaporkan peristiwa tersebut kepada orang tua Dzikri yang kemudian berkoordinasi dengan Polsek Licin untuk mengawali proses pencarian resmi.

Hingga hari kedua pencarian, upaya oleh tim gabungan masih terus dilanjutkan. Pencarian ini melibatkan unsur Unit Lantas Polsek Licin, BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Banyuwangi, Kantor SAR Banyuwangi, BKSDA Kawah Ijen, pecinta alam Mapala, serta relawan dan masyarakat setempat. Mereka menyisir jalur pendakian utama maupun area sekitar lokasi hilangnya korban untuk memperluas jangkauan pencarian.

Kepala Kantor SAR Banyuwangi, I Made Oka Astawa, menyampaikan bahwa pencarian akan terus dimaksimalkan, namun medan yang cukup menantang dan kondisi alam di sekitar Kawah Ijen menjadi tantangan tersendiri bagi tim pencari. Seluruh elemen yang terlibat berkoordinasi secara sistematis dalam penyisiran jalur utama maupun area lainnya untuk memastikan tidak ada titik lokasi yang terlewatkan.

Hingga berita ini ditayangkan, keberadaan Muhammad Dzikri Maulana yang masih berstatus hilang belum berhasil ditemukan oleh tim SAR maupun gabungan relawan lainnya. Pihak keluarga dan tim pencari terus berharap korban dapat segera ditemukan dalam keadaan selamat.  (DIN/SUC)