Dihantam Ombak di Perairan Sembulungan Muncar, Tiga ABK KM Merdeka Terbalik.

BANYUWANGIHITS.ID – Sebuah perahu jenis sped bernama KMN Merdeka mengalami kecelakaan laut di perairan Perpat, kawasan Sembulungan, Kecamatan Muncar, Banyuwangi, Rabu (13/5/2026). Perahu tersebut terbalik dan tenggelam setelah dihantam gelombang tinggi disertai angin kencang.
Kasatpolairud Polresta Banyuwangi, Kompol Mochammad Wahyudi, mengatakan insiden terjadi saat perahu bertolak dari Pelabuhan Muncar menuju Selat Bali dengan membawa tiga anak buah kapal (ABK).
“Perahu berangkat sekitar pukul 11.30 WIB dari Pelabuhan Muncar menuju Selat Bali. Saat berada di Perairan Perpat sekitar pukul 14.00 WIB, cuaca tiba-tiba memburuk dengan gelombang mencapai dua meter dan angin cukup kencang sehingga kapal tidak bisa dikendalikan,” ujar Kompol Mochammad Wahyudi.
Akibat cuaca ekstrem tersebut, perahu akhirnya terbalik dan tenggelam. Ketiga ABK sempat bertahan di atas badan kapal sebelum akhirnya mendapat pertolongan dari kapal nelayan lain yang melintas.
Salah satu ABK bernama Sugionto sempat hanyut setelah terbawa arus sambil berpegangan pada boks ikan. Korban kemudian berhasil diselamatkan kapal awitan bernama LOS.
Sementara dua ABK lainnya dievakuasi oleh kapal gardan bernama JOJON. Selanjutnya seluruh nelayan dibawa kembali menuju Pelabuhan Muncar dalam keadaan selamat dan sehat.
“Seluruh korban berhasil dievakuasi dengan selamat dan langsung dipulangkan ke rumah masing-masing. Untuk korban jiwa nihil,” jelasnya.
Adapun identitas korban selamat yakni Agus Sutrisno (34), nahkoda asal Dusun Stoplas, Desa Kedungrejo, Kecamatan Muncar; Lihin (40), ABK asal Genteng dan Selamat Budiono (40), ABK asal Puger, Jember.
Sedangkan pemilik perahu diketahui bernama Feri (41), warga Dusun Muncar Baru, Desa Tembokrejo, Kecamatan Muncar.
Kompol Mochammad Wahyudi menambahkan, akibat kejadian tersebut mesin perahu dan genset mengalami kerusakan karena terendam air laut. Saat ini bangkai perahu KMN Merdeka masih dalam proses evakuasi menuju daratan Pelabuhan Muncar.
Penanganan kejadian dilakukan oleh petugas Polairud wilayah selatan, Aipda I Wayan Wedhana. Polisi juga mengimbau para nelayan untuk lebih waspada terhadap perubahan cuaca saat melaut guna menghindari kejadian serupa. (DIN/SUC)
