Tutup Iklan X

Dishub Banyuwangi Gelar Cek Kesehatan Gratis di Terminal Blambangan, Layani Puluhan Warga Tiap Bulan.

Dinas Perhubungan (Dishub) Banyuwangi megadakan program cek kesehatan gratis yang rutin digelar di Terminal Blambangan. Foto: Redaksi BanyuwangiHits.id

BANYUWANGIHITS.ID – Dinas Perhubungan (Dishub) Banyuwangi terus berupaya mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat melalui program cek kesehatan gratis yang rutin digelar di Terminal Blambangan. Kegiatan ini dilaksanakan setiap Jumat pada minggu keempat tiap bulan di Unit Pelaksana Teknis (UPT) Terminal Blambangan.

Kepala UPT Terminal Blambangan, Slamet Karyadi, menjelaskan bahwa program tersebut telah berjalan sejak 2019. Pada awalnya, layanan ini ditujukan bagi sopir angkutan kota dan pelajar pengguna angkutan gratis, sebelum akhirnya diperluas untuk masyarakat umum.

“Tujuannya agar para sopir dan pelajar berangkat dalam kondisi sehat. Tapi sejak 2022, layanan ini kami buka untuk masyarakat umum,” kata Mamin, sapaan kondang Slamet Karyadi, Jumat (24/4/2026).

Dalam pelaksanaannya, terminal yang berada di Jalan Basuki Rahmat, Kelurahan Lateng, ini bekerja sama dengan tenaga kesehatan dari Puskesmas Singotrunan. Beragam pemeriksaan dasar diberikan secara cuma-cuma, seperti cek gula darah, tekanan darah, hingga deteksi awal berbagai keluhan kesehatan.

Baca juga :  Lansia Hilang di Kebun Desa Tambong Banyuwangi, Tim SAR Gabungan Lakukan Pencarian Intensif.

Apabila ditemukan indikasi gangguan kesehatan yang membutuhkan penanganan lebih lanjut, warga akan langsung dirujuk ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan pemeriksaan lanjutan.

Mamin menuturkan, dibukanya layanan untuk masyarakat umum dilatarbelakangi oleh kondisi sekitar terminal yang menjadi pusat aktivitas ekonomi. Banyak pelaku usaha yang dinilai tidak memiliki cukup waktu untuk datang ke puskesmas.

“Karena berdampingan dengan pasar, di sini banyak pelaku usaha, mungkin ada yang enggan atau tidak sempat ke puskesmas. Maka kami hadirkan layanan kesehatan di terminal agar lebih mudah dijangkau,” jelasnya.

Pelayanan kesehatan biasanya berlangsung mulai pukul 07.00 hingga 08.30 WIB, dengan jumlah peserta berkisar antara 50 hingga 70 orang dalam setiap kegiatan. Untuk menunjang kenyamanan, pihak terminal juga menyediakan konsumsi ringan bagi warga, terutama yang belum sempat sarapan.

Selain layanan rutin bulanan, fasilitas pengecekan tekanan darah juga disediakan setiap hari di area terminal guna mengantisipasi kebutuhan mendadak masyarakat.

Baca juga :  Tiga Warga Negara Thailand Nyaris Jadi Korban Penipuan Tokek Rp 2 Miliar di Pesanggaran, Warga Gagalkan Aksi.

Ke depan, pihak pengelola terminal berencana menambah layanan berupa penyediaan obat dan vitamin melalui kerja sama dengan puskesmas. Namun, rencana tersebut masih menunggu koordinasi lebih lanjut dengan pihak terkait.

“Harapannya, ke depan bisa dilengkapi dengan obat dan vitamin. Paling tidak, masyarakat yang datang bisa langsung mendapatkan penanganan awal,” ujar Mamin. (Redaksi)