Tutup Iklan X

Wisatawan Wajib Tahu, Taman Nasional Alas Purwo Banyuwangi Tutup Selama Lebaran 2026.

Pintu masuk Taman Nasional Alas Purwo Banyuwangi. Foto: Redaksi BanyuwangiHits.id

BANYUWANGIHITS.ID – Bagi Anda yang sudah menyusun rencana untuk mengisi libur Lebaran 2026 dengan menikmati eksotisme Taman Nasional Alas Purwo (TNAP), tampaknya harus segera mengatur ulang jadwal perjalanan. Kawasan konservasi yang tersohor di Kecamatan Tegaldlimo, Banyuwangi, Jawa Timur ini dipastikan akan tutup sementara bagi kunjungan wisatawan selama momentum Idul Fitri 1447 H.

Pihak Balai Taman Nasional Alas Purwo secara resmi telah mengumumkan kebijakan penutupan ini. Berdasarkan keterangan resmi, akses wisata akan ditutup total selama dua hari, yakni pada satu hari menjelang lebaran (H-1) dan tepat pada hari H Hari Raya Idul Fitri 2026.

Kepala Balai TNAP, Probo Wresni Adji, mengungkapkan bahwa langkah ini diambil sebagai bagian dari manajemen pengelolaan kawasan.

“Kebijakan ini merupakan bagian dari upaya pengelolaan kunjungan wisata alam, menjaga ketertiban dan keamanan kawasan konservasi, serta sebagai bentuk penghormatan terhadap pelaksanaan Hari Raya Idul Fitri,” jelasnya, Rabu (25/2/2026).

Baca juga :  Kapolresta Banyuwangi Silaturahmi ke MUI Banyuwangi, Perkuat Sinergi Jelang Ramadan.

Probo menekankan bahwa TNAP bukan sekadar destinasi wisata primadona di ujung timur Pulau Jawa, melainkan kawasan konservasi dengan nilai strategis dari sisi ekologi maupun sosial. Oleh karena itu, pengaturan kunjungan secara berkala menjadi hal yang sangat krusial untuk dilakukan.

“Hal ini dilakukan demi menjaga keseimbangan antara pemanfaatan wisata alam dan perlindungan sumber daya alam hayati beserta ekosistemnya,” ujarnya.

Selain saat Idul Fitri, Probo menambahkan bahwa kebijakan serupa kemungkinan akan diterapkan pada momen-momen tertentu lainnya, terutama setelah masa puncak kunjungan (high season). Periode penutupan tersebut akan dimanfaatkan petugas untuk melakukan pemulihan kawasan, mulai dari pembersihan sampah hingga perawatan sarana dan prasarana penunjang.

Meski demikian, aksi kebersihan lingkungan sebenarnya telah menjadi agenda tetap pihak pengelola tanpa harus menunggu penutupan kawasan.

“Untuk kegiatan kebersihan kawasan, tak hanya menunggu tutup. Biasanya kita laksanakan secara rutin ,dua kali dalam sebulan maupun secara insidentil sesuai kebutuhan pengelolaan,” ungkap Probo.

Pihak Balai TNAP pun mengimbau agar masyarakat dan calon pelancong yang ingin berkunjung ke Alas Purwo untuk selalu memantau informasi resmi melalui kanal komunikasi TNAP. Hal ini penting agar para wisatawan dapat menyesuaikan jadwal rencana perjalanan mereka dan terhindar dari kendala di lapangan selama periode penutupan berlangsung.  (Redaksi)