Jembatan Sungai Lembu Rusak Parah, Warga Pesanggaran Banyuwangi Desak Perbaikan Permanen.

BANYUWANGIHITS.ID – Gelombang protes muncul dari warga Desa Kandangan dan Desa Sarongan, Kecamatan Pesanggaran, Kabupaten Banyuwangi. Mereka mengeluhkan kondisi pondasi Jembatan Sungai Lembu yang mengalami kerusakan parah dan dinilai membahayakan keselamatan pengguna jalan.
Jembatan tersebut merupakan akses vital yang menghubungkan tiga desa, yakni Sumberagung, Kandangan, dan Sarongan. Perannya sangat penting sebagai jalur utama mobilitas warga dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.
Meski hanya diperuntukkan bagi kendaraan roda dua, kondisi fisik jembatan saat ini sangat memprihatinkan. Struktur yang semakin melemah membuat jembatan tersebut berpotensi ambruk sewaktu-waktu.
Kekecewaan warga pun telah berlangsung cukup lama. Berbagai protes telah disampaikan, bahkan dokumentasi berupa foto dan video kerusakan jembatan ramai beredar di media sosial sebagai bentuk desakan kepada pemerintah agar segera bertindak.
Warga mendesak Pemerintah Kabupaten Banyuwangi untuk segera membangun jembatan permanen yang lebih aman dan layak digunakan.
“Kami butuh kepastian. Ini akses utama kami. Jangan tunggu ada korban jiwa baru diperbaiki secara total,” ujar salah satu warga dalam narasi yang beredar di media sosial.
Menanggapi hal tersebut, Camat Pesanggaran Didik Eko Wahyudi menyatakan bahwa pihaknya telah melakukan peninjauan langsung ke lokasi guna memastikan kondisi terkini jembatan.
“Sudah kami lakukan peninjauan dan dilakukan perbaikan sementara,” ujar Didik saat dikonfirmasi pada Senin, 13/04/2026.
Sebagai langkah antisipasi, pemerintah kecamatan menutup akses jembatan bagi kendaraan roda dua demi mengurangi risiko kecelakaan. Pengendara kini dialihkan melewati jembatan darurat yang biasa digunakan kendaraan roda empat.
“Langkah ini diambil karena kondisi pondasi sudah sangat parah dan rawan ambruk,” jelasnya.
Kabar baiknya, proses administratif untuk pembangunan jembatan telah berjalan. Pemerintah menargetkan perbaikan total dilakukan dalam waktu dekat.
“Untuk tender sudah turun. Rencananya perbaikan jembatan secara menyeluruh akan dilakukan pada Juni 2026 mendatang,” pungkasnya.
Saat ini, masyarakat diminta untuk tetap bersabar dan berhati-hati saat melintas di jalur alternatif sembari menunggu realisasi pembangunan jembatan permanen yang dijadwalkan pada pertengahan tahun ini. (Redaksi)
