Tutup Iklan X

Mobilitas Tinggi Banyuwangi dan Jember Dominasi Penumpang KA Triwulan I 2026 di Wilayah Daop 9 Jember.

Kabupaten Banyuwangi menjadi wilayah dengan jumlah pelayanan penumpang tertinggi saat libur Tahun Baru dan periode Angkutan Lebaran. Foto: Redaksi BanyuwangiHits.id

BANYUWANGIHITS.ID – Kinerja angkutan penumpang kereta api di wilayah PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 9 Jember menunjukkan tren positif pada triwulan I tahun 2026. Tingginya mobilitas masyarakat di awal tahun, terutama saat libur Tahun Baru dan periode Angkutan Lebaran, menjadi faktor utama peningkatan jumlah penumpang.

Berdasarkan data yang dirilis, Kabupaten Banyuwangi menjadi wilayah dengan jumlah pelayanan penumpang tertinggi. Seluruh stasiun di daerah tersebut melayani sebanyak 795.810 penumpang dari 26 perjalanan kereta api. Dari total itu, Stasiun Banyuwangi Kota tercatat sebagai yang paling ramai dengan jumlah 228.057 penumpang.

Di posisi berikutnya, Kabupaten Jember mencatat total pelayanan sebanyak 679.790 penumpang dari jumlah perjalanan kereta api yang sama. Stasiun Jember menjadi stasiun tersibuk dengan volume penumpang mencapai 530.448 orang.

Selain Banyuwangi dan Jember, sejumlah daerah lain juga memberikan kontribusi terhadap pergerakan penumpang. Wilayah Probolinggo mencatat 83.959 penumpang, disusul Lumajang sebanyak 43.237 penumpang, serta Pasuruan dengan total 32.392 penumpang sepanjang triwulan pertama tahun ini.

Baca juga :  PT INKA Banyuwangi Kembali Kirim 60 Gerbong Datar ke Palembang Target 1.125 Unit Dikebut.

Secara keseluruhan, jumlah penumpang kereta api di Daop 9 Jember pada periode Januari hingga Maret 2026 mencapai lebih dari 1,6 juta orang dan mengalami peningkatan sekitar 9 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Dari sisi pertumbuhan, Banyuwangi mencatat kenaikan tertinggi sebesar 12 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Sementara itu, Jember mengalami peningkatan sebesar 6,8 persen.

Manager Hukum dan Humas Daop 9 Jember, Cahyo Widiantoro, menyampaikan bahwa peningkatan jumlah penumpang tidak terlepas dari tren wisata serta tingginya minat masyarakat menggunakan transportasi kereta api, khususnya selama masa Angkutan Lebaran.

“Peningkatan jumlah penumpang pada triwulan I 2026 ini menunjukkan bahwa kereta api masih menjadi pilihan utama masyarakat, khususnya untuk mendukung mobilitas selama libur panjang dan musim wisata. Selain itu, modernisasi serta pembaruan fasilitas sarana dan prasarana yang terus kami lakukan agar setara dengan stasiun di kota besar turut memberikan kontribusi signifikan terhadap peningkatan jumlah pelanggan,” ujar Cahyo pada Selasa 14/04/2026.

Baca juga :  APV Tabrak Truk Hino di Jalan Gatot Subroto Kalipuro, Diduga Sopir Mengantuk.

Ia menambahkan, pihaknya akan terus berkomitmen meningkatkan pelayanan baik dari sisi operasional perjalanan maupun kenyamanan di stasiun.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pelanggan setia kereta api atas kepercayaan yang telah diberikan. Ke depan, kami akan terus berupaya menghadirkan layanan yang semakin aman, nyaman, dan tepat waktu,” tutupnya. (Redaksi)