Tutup Iklan X

Kandang Kambing di Kalipuro Banyuwangi Terbakar Enam Ekor Ternak Mati Diduga Akibat Pembakaran Sampah.

Kebakaran melanda kandang kambing milik warga di Dusun Petang, Desa Pesucen, Kecamatan Kalipuro. Foto: Damkar Mat BanyuwangiHits.id

BANYUWANGIHITS.ID – Kebakaran melanda kandang kambing milik warga di Dusun Petang, Desa Pesucen, Kecamatan Kalipuro, Banyuwangi, pada Selasa malam (10/3/2026). Peristiwa tersebut menyebabkan enam ekor kambing mati terbakar, sementara empat lainnya berhasil diselamatkan oleh petugas pemadam kebakaran.

Berdasarkan laporan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar Mat) Kabupaten Banyuwangi, kebakaran terjadi sekitar pukul 23.50 WIB. Laporan kejadian diterima petugas pada pukul 00.02 WIB, kemudian tim langsung menuju lokasi dan tiba sekitar pukul 00.17 WIB.

Petugas segera melakukan penanganan dengan menggelar peralatan pemadam dan menghubungkan selang ke unit pemadam yang dibawa ke lokasi.

Proses pemadaman dilakukan menggunakan dua nozzle yang diarahkan ke titik api utama dan sisi bangunan yang terbakar. Api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 00.41 WIB dan proses penanganan selesai pada pukul 01.33 WIB.

Kandang kambing yang terbakar merupakan bangunan semi permanen berukuran sekitar 6 meter x 8 meter milik Saiban (68), warga setempat.

Baca juga :  Jangan Tergiur Pinjaman Kilat, Pemkab Banyuwangi Gencarkan Sosialisasi Anti-Pinjol di Ruang Publik.

Dalam proses evakuasi, petugas Fire Rescue berhasil menyelamatkan sebagian ternak milik korban. Sementara itu, dari total 10 ekor kambing yang berada di dalam kandang, enam ekor di antaranya tidak dapat diselamatkan.

Menurut keterangan pemilik kandang, sebelum kejadian ia sempat membakar sisa-sisa sampah di dekat lokasi kandang dan beristirahat di area sebelahnya. Namun setelah itu ia meninggalkan tempat tersebut untuk keluar sebentar.

Seorang warga bernama Hizbullah (29) yang tinggal di sekitar lokasi mengetahui kejadian tersebut dan segera menghubungi rekannya yang merupakan petugas Damkar Mat Banyuwangi.

Dugaan sementara, kebakaran dipicu dari api pembakaran sampah yang ditinggalkan. Percikan api kemudian menyambar kandang yang terbuat dari bahan kayu dan bambu, sehingga api cepat membesar terlebih karena kondisi angin yang cukup kencang.

Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian ini. Namun kerugian material diperkirakan mencapai sekitar Rp 25 juta, meliputi bangunan kandang semi permanen serta enam ekor kambing yang mati terbakar. (Redaksi)