Tutup Iklan X

Kasus Mega Korupsi PT. ASABRI, Kejaksaan Agung Sita Tanah dan Bangunan Milik Tersangka TT

Tanah yang Disitia Oleh Kejaksaan AGung RI dari Pengembangan Pencucian Uang Oleh Tersangak TT pada Kasus Mega Korupsi PT. ASABRI (Persero) Tahun 2012 Hingga 2019. (Foto : Istimewa)

Jakarta – Kasus mega korupsi PT. ASABRI (Persero) priode Tahun 2012 hingga 2019 merambah pada penyitaan 4 bidang tanah dan bangunan seluas 26,765 M2 di Kota Tanjung Pinang, Provinsi Kepulauan Ria, oleh Direktorat Penyidikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Agung Republik Indonesia (Kejagung RI).

Penyitaan 4 bidang tanah sesuai dengan siaran pers bernomor PR – 733/092/K.3/Kph.3/09/2021 meliputi, 1 bidang tanah dan bangunan sesuai Sertifikat Hak Guna Bangunan (HGB) No. 00674/03861 yang terletak di Kota Tanjung Pinang dengan luas 1.700 M2 atas nama PT. Tanjung Pinang Sakti, 1 bidang tanah atau bangunan sesuai Sertifikat Hak Guna Bangunan (HGB) No. 00784/02906 yang terletak di Kota Tanjung Pinang dengan luas 3.568 M2 atas nama PT. Tanjung Pinang Sakti, 1 (satu) bidang tanah atau bangunan sesuai Sertifikat Hak Guna Bangunan (HGB) No. 00864/02775 yang terletak di Kota Tanjung Pinang dengan luas 3.117 M2 atas nama PT. Tanjung Pinang Sakti, dan 1 (satu) bidang tanah atau bangunan sesuai Sertifikat Hak Guna Bangunan (HGB) No. 00818 yang terletak di Kota Tanjung Pinang dengan luas 18.380 M2 atas nama PT. Tanjung Pinang Sakti.

Simak selengkapnya di halaman selanjutnya...