Tutup Iklan X

SAR Banyuwangi Evakuasi Korban Kecelakaan Truk dan Pick Up Terjepit Kabin di Jalur Pantura Situbondo–Banyuwangi.

Kecelakaan melibatkan sebuah truk angkutan barang dan mobil pikap yang terjadi di Jalan Raya Situbondo–Banyuwangi. Foto: Instagram kantorsar_Banyuwangi

BANYUWANGIHITS.ID – Personel Kantor Pencarian dan Pertolongan (Kantor SAR) Banyuwangi, Jawa Timur, membantu Satuan Lalu Lintas Polresta Banyuwangi mengevakuasi korban kecelakaan lalu lintas yang terjepit di dalam kabin kendaraan. Peristiwa tersebut terjadi di jalur Pantura penghubung Pulau Jawa dan Bali pada Sabtu (10/01/2026) dini hari.

Kecelakaan melibatkan sebuah truk angkutan barang dan mobil pikap yang terjadi sekitar pukul 04.00 WIB di Jalan Raya Situbondo–Banyuwangi, tepatnya di wilayah Desa Ketapang, Kecamatan Kalipuro, Kabupaten Banyuwangi. Akibat benturan keras, sejumlah korban terjebak di dalam kendaraan sehingga membutuhkan penanganan khusus.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Banyuwangi, I Made Oka Astawa, menjelaskan bahwa pihaknya menerima laporan dari Satlantas Polresta Banyuwangi terkait adanya korban terjepit yang memerlukan bantuan evakuasi SAR.

“Informasi kecelakaan yang kami terima menyebutkan terdapat dua korban terjepit, sehingga diperlukan penanganan khusus menggunakan peralatan khusus untuk mencegah cedera lebih parah (ekstrikasi),” Kata Oka Astawa

Baca juga :  Gubernur BI Kukuhkan Iqbal Reza Nugraha sebagai Kepala BI Jember, Dukung Sinergi Ekonomi Tapal Kuda.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Rescue Kantor SAR Banyuwangi segera bergerak menuju lokasi kejadian dan melakukan operasi evakuasi terhadap para korban yang terlibat dalam kecelakaan tersebut.

“Alhamdulillah, pada pukul 05.00 WIB seluruh korban berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat meskipun mengalami luka-luka,” ujarnya.

Setelah berhasil dikeluarkan dari dalam kendaraan, seluruh korban langsung dievakuasi ke Rumah Sakit Yasmin Banyuwangi menggunakan ambulans guna mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.

“Kami mengapresiasi sinergi seluruh unsur SAR dan masyarakat, sehingga proses evakuasi dapat berjalan cepat, aman dan lancar,” katanya.

Adapun korban dalam kecelakaan lalu lintas yang melibatkan mobil pikap dan truk tersebut berjumlah lima orang, yakni Moh Humaidi (59) selaku sopir pikap, Jumari (52) penumpang pikap, Mistiyeh (56) penumpang pikap, pengemudi truk bernama Komarudin, serta satu orang penumpang truk laki-laki yang hingga kini belum diketahui identitasnya.

Dalam pelaksanaan operasi SAR khusus ini, sejumlah unsur turut terlibat, di antaranya KP3 Ketapang, Polsek Kalipuro, Polresta Banyuwangi, relawan ambulance, serta masyarakat sekitar lokasi kejadian. (Redaksi)