Tutup Iklan X

Mayat Pria Ditemukan di Ruko Kosong Desa Jajag Banyuwangi, Polisi Sebut Tak Ada Tanda Kekerasan.

Seorang pria ditemukan dalam kondisi tak bernyawa di sebuah ruko kosong di Dusun Krajan, Desa Jajag. Foto: Jaenudin BanyuwangiHits.id

BANYUWANGIHITS.ID – Seorang pria ditemukan dalam kondisi tak bernyawa di sebuah ruko kosong di Dusun Krajan, Desa Jajag, Kecamatan Gambiran, Kabupaten Banyuwangi, Kamis (5/3/2026) sekitar pukul 19.00 WIB. Kejadian tersebut segera mengundang perhatian warga sekitar dan pihak kepolisian.

Korban diketahui bernama Jumari, laki-laki kelahiran Banyuwangi, 2 Juli 1961, warga Dusun Bulurejo, Desa Bulurejo, Kecamatan Purwoharjo. Berdasarkan keterangan dari warga dan aparat setempat, Jumari telah beberapa hari tinggal di sekitar lokasi dan kerap terlihat tidur di teras ruko kosong tersebut.

Menurut laporan Kapolsek Gambiran, AKP Dwi Wijayanto, kronologi bermula saat seorang warga bernama Slamet Hariyanto melihat korban sedang makan di kursi semen depan ruko kosong sekitar pukul 17.30 WIB. Setelah menunaikan ibadah Magrib dan berbuka puasa, sekitar pukul 19.00 WIB, saksi mendapati korban dalam posisi tertidur di tempat yang sama. Ketika dipanggil, korban tidak merespons, sehingga warga memanggil aparat desa dan melaporkan ke Polsek Gambiran.

Baca juga :  Truk Fuso dan Bus Pringgondani Tabrakan di Wongsorejo Banyuwangi, Sopir Fuso Meninggal.

Tim dari Polsek Gambiran bersama tenaga medis dari Puskesmas Jajag segera datang ke lokasi untuk melakukan pemeriksaan. Dr. Agus Anang Fatoni dan perawat Angga Warsito menyatakan bahwa korban telah meninggal dunia.

Dari hasil pemeriksaan awal tenaga medis, korban diduga telah meninggal kurang dari tiga jam sebelum ditemukan. Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan atau luka baru pada tubuh korban, kecuali luka lecet di bagian dagu yang kemungkinan akibat terjatuh dari kursi semen. Untuk mengetahui penyebab pasti kematian, autopsi perlu dilakukan. Namun, pihak keluarga menolak dilakukan otopsi dan telah menandatangani surat pernyataan.

“Bahwasannya korban tersebut masih sekitar 5 hari berada di sekitaran Desa Jajag dan tidur di ruko kosong tersebut, menurut keterangan dari Kepala Dusun Krajan-Jajag ketika dimintai identitas, korban sempat menjelaskan bahwa korban tersebut meninggalkan keluarganya karena mempunyai masalah, sehingga diduga korban tersebut mengalami depresi yang disebabkan oleh kesedihan yang mendalam,” jelas Kapolsek Gambiran, AKP Dwi Wijayanto.

Baca juga :  Polsek Purwoharjo Ungkap Dugaan Penggelapan Uang Penjualan Ayam, Kerugian Capai Rp10,2 Juta.

Kades Bulurejo bersama perangkat desa kemudian membawa jenazah untuk dimakamkan secara layak di Desa Purwoharjo, mengingat korban tidak memiliki keluarga yang tinggal di wilayah tersebut.

Seluruh rangkaian kegiatan olah TKP dan pemeriksaan berlangsung dalam keadaan aman dan kondusif, serta melibatkan personel Polsek Gambiran, perangkat desa setempat, dan tenaga medis dari Puskesmas Jajag. (DIN/SUC)