Tutup Iklan X

Kebakaran Tumpukan Sabut Kelapa di Cluring Banyuwangi, Diduga Berawal Dari Puntung Rokok.

Peristiwa kebakaran terjadi di sebuah tempat usaha pengolahan kelapa, UD Sumber Kelapa, yang berlokasi di Jalan Hasanudin Desa Sraten Kecamatan Cluring. Foto: Humas Damkar Mat Banyuwangi

BANYUWANGIHITS.ID – Peristiwa kebakaran terjadi di sebuah tempat usaha pengolahan kelapa, UD Sumber Kelapa, yang berlokasi di Jalan Hasanudin, Dusun Krajan, Desa Sraten, Kecamatan Cluring, Kabupaten Banyuwangi, pada Senin (13/4/2026) malam. Kebakaran dilaporkan terjadi sekitar pukul 20.30 WIB.

Insiden ini juga sejalan dengan informasi yang beredar mengenai kebakaran gudang kelapa di wilayah Sraten, Cluring, yang sempat membakar bagian atap bangunan pada malam hari.

Berdasarkan laporan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar Mat) Banyuwangi, objek yang terbakar berupa tumpukan sabut kelapa dengan luas area kurang lebih 15 x 10 meter. Api dengan cepat membesar karena material sabut kelapa yang mudah terbakar.

Petugas menerima laporan pada pukul 20.51 WIB dan segera bergerak menuju lokasi. Tim dari Sektor Srono dan Sektor Genteng tiba di lokasi sekitar pukul 21.06 WIB, lalu langsung melakukan upaya pemadaman. Api berhasil dikendalikan sekitar pukul 22.01 WIB dan penanganan dinyatakan selesai pada pukul 22.38 WIB.

Baca juga :  Perangi Narkoba, Lapas Banyuwangi Gandeng TNI-Polri Gelar Tes Urine Dadakan.

Dalam proses penanganan, petugas menggelar peralatan pemadaman berupa dua selang berukuran 1,5 inci dan 2,5 inci yang terhubung dengan unit suplai air. Selain itu, tim juga melakukan penguraian tumpukan sabut kelapa untuk memastikan bara api di bagian dalam benar-benar padam dan tidak memicu kebakaran ulang.

Berdasarkan hasil asesmen di lapangan, saksi bernama Mahpud (59) mengaku awalnya melihat asap muncul dari tumpukan sabut kelapa. Ia sempat mencoba memadamkan api secara mandiri, namun kobaran api justru membesar dengan cepat sehingga ia meminta bantuan warga sekitar. Informasi kejadian kemudian diteruskan ke petugas pemadam kebakaran.

Dugaan sementara, kebakaran dipicu oleh puntung rokok yang menyulut api pada tumpukan sabut kelapa hingga merambat ke bagian atap bangunan.

Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian ini. Namun, kerugian material meliputi sabut kelapa serta bagian atap bangunan yang terbuat dari kayu dan asbes, dengan nilai kerugian masih dalam proses pendataan.

Baca juga :  Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani Lakukan Sidak Pasca Lebaran dan Pastikan Layanan Publik Berjalan Normal.

Sebanyak 8 personel diterjunkan dalam penanganan kejadian ini, dengan dukungan dua unit mobil pemadam dari Sektor Srono dan Genteng, serta keterlibatan pihak kepolisian dan karyawan setempat.

Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama di area yang menyimpan bahan mudah terbakar seperti sabut kelapa. (Redaksi)