Tutup Iklan X

Nelayan 69 Tahun Asal Banyuwangi Tewas Mengapung di Selat Bali, Polisi Selidiki Penyebabnya.

Seorang nelayan ditemukan meninggal dunia dengan kondisi mengapung di perairan Selat Bali. Foto: Redaksi BanyuwangiHits.id

BANYUWANGIHITS.ID – Seorang nelayan ditemukan meninggal dunia dengan kondisi mengapung di perairan Selat Bali, tepatnya di sekitar kawasan Sembulungan, Alas Purwo, Banyuwangi, pada Minggu (22/2) dini hari.

Korban pertama kali diketahui oleh awak kapal penangkap ikan asal Desa Pengambengan, Kabupaten Jembrana. Informasi mengenai penemuan tersebut diterima aparat kepolisian sekitar pukul 04.15 WITA.

Peristiwa itu bermula saat Riki Hariyanto, anak buah kapal (ABK) Bintang Anugerah, dalam perjalanan kembali dari melaut sekitar pukul 03.30 WITA melihat sebuah sampan bertuliskan Barokah berputar-putar di tengah laut tanpa awak.

“Karena merasa curiga, mereka mendekati sampan yang berputar tersebut,” ungkap Kasat Polairud Polres Jembrana, AKP I Putu Suparta.

Setelah didekati, awak kapal Bintang Anugerah mendapati sesosok mayat mengapung tidak jauh dari sampan tersebut. Mereka kemudian mengevakuasi jasad korban ke atas kapal dan menarik sampan Barokah menuju Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Pengambengan. Kejadian itu selanjutnya dilaporkan ke Satpolairud Polres Jembrana.

Baca juga :  Cegah Abrasi dan Banjir, Perhutani KPH Banyuwangi Selatan Tanam Pohon Mahoni Seluas 44 Hektar di Hutan Lindung Pulau Merah.

Mendapat laporan tersebut, petugas langsung menuju lokasi dan membawa jenazah ke kamar mayat RSU Negara guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Berdasarkan hasil identifikasi dan pemeriksaan luar yang dilakukan bersama tim medis, Dokkes, serta Inafis Polres Jembrana, korban diketahui bernama Sunarto (69), seorang nelayan asal Pecemengan, Kecamatan Blimbingsari, Kabupaten Banyuwangi.

Hingga kini, aparat kepolisian masih melakukan pendalaman untuk mengetahui penyebab pasti kematian korban dengan mengumpulkan keterangan tambahan dari sejumlah saksi.

Pihak keluarga korban juga telah dihubungi untuk proses penanganan lebih lanjut.

“Jenazah sudah melalui pemeriksaan awal. Kami masih menunggu hasil lanjutan untuk memastikan penyebab kematian secara pasti,” tandasnya. (Redaksi)