PT INKA Bantah Isu PHK Massal di PT IMS Banyuwangi, Ini Penjelasan Resminya.

BANYUWANGIHITS.ID – Kabar mengenai adanya pemutusan hubungan kerja (PHK) massal terhadap ratusan karyawan PT INKA Multi Solusi (IMS) Banyuwangi beredar luas dan memicu kekhawatiran publik, terutama menjelang Hari Raya Idul Fitri. Namun, PT INKA (Persero) selaku induk usaha PT IMS, membantah bahwa yang terjadi adalah PHK secara massal.
Penjelasan tersebut disampaikan oleh Senior Manager Humas dan Kantor Perwakilan PT INKA (Persero), Hartono, yang menegaskan bahwa tidak ada PHK massal. Menurutnya, sejumlah karyawan telah menyelesaikan masa kerja berdasarkan skema Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT) sesuai durasi kontrak yang disepakati sejak awal.
“Kami memahami situasi ini menjadi perhatian masyarakat, apalagi menjelang Idul Fitri. Namun perlu kami tegaskan, ini bukan PHK. Kontrak kerja memang berakhir sesuai waktunya dan seluruh proses berjalan sesuai aturan yang berlaku,” ujar Hartono, Minggu (1/3/2026).
Dijelaskan lebih lanjut, ada sekitar 500 karyawan yang masa kontraknya telah habis. Meski begitu, perusahaan memastikan bahwa seluruh pekerja tetap memperoleh hak-haknya sesuai dengan regulasi ketenagakerjaan.
“Kami menyadari setiap pekerja memiliki keluarga dan tanggung jawab. Karena itu perusahaan memastikan seluruh hak tetap dipenuhi, termasuk pembayaran THR sesuai aturan dan kompensasi masa kontrak,” sambungnya.
Sebagai bagian dari INKA Group, PT IMS tetap berkomitmen menjaga keberlanjutan operasional di Banyuwangi. Perusahaan juga membuka peluang untuk kembali merekrut tenaga kerja yang kontraknya telah selesai apabila kebutuhan produksi meningkat di masa depan.
“Saat ini kami sedang melakukan evaluasi kebutuhan tenaga kerja agar proses produksi berjalan lebih efektif. Kami juga tidak menutup peluang untuk kembali merekrut rekan-rekan yang kontraknya telah berakhir apabila kebutuhan produksi meningkat,” tutup dia.
Klarifikasi ini sekaligus menjadi penegasan bahwa PT INKA tetap menjaga iklim kerja yang sehat dan patuh terhadap peraturan, serta mendukung pertumbuhan ekonomi lokal melalui lapangan kerja yang berkelanjutan. (Redaksi)
