PT KAI Pastikan Operasional Kereta Api ke Banyuwangi Tetap Lancar Usai Gempa Pacitan.

BANYUWANGIHITS.ID – Pascagempa bumi yang mengguncang Pacitan, Jawa Timur pada Selasa (27/1/2026) pagi, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 9 Jember memastikan bahwa layanan perjalanan kereta api di daerahnya dari Pasuruan hingga Banyuwangi tetap aman dan berjalan seperti biasa.
Berdasarkan data resmi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa bermagnitudo 5,5 terjadi Selasa pukul 08.20 WIB, dengan pusat gempa berada di darat sekitar 25 kilometer timur laut Pacitan pada kedalaman 105 kilometer.
“Getaran gempa dilaporkan terasa di beberapa titik wilayah Daop 9 Jember, seperti di Pasuruan dan Jember, sehingga kami melakukan pengecekan,” kata Manajer Hukum dan Humas KAI Daop 9, Cahyo Widiantoro, di Jember.
Cahyo menyatakan bahwa semua perjalanan kereta api yang melintas di wilayah Daop 9 Jember tetap berjalan aman dan lancar, tanpa hambatan meskipun sempat dirasakan getaran.
“Pasca Gempa, petugas prasarana kami langsung melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap jalur rel, jembatan, terowongan, serta perangkat persinyalan. Hasilnya, seluruh infrastruktur dinyatakan dalam kondisi aman dan laik operasi,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa KAI terus meningkatkan kewaspadaan dengan memantau kemungkinan adanya gempa susulan, meskipun hingga kini belum ada laporan kejadian lanjutan.
“Langkah itu dilakukan sebagai bagian dari komitmen KAI dalam menjaga keselamatan perjalanan kereta api dan memberikan rasa aman kepada seluruh penumpang,” jelas Cahyo.
Selain itu, KAI Daop 9 Jember juga mengimbau para penumpang untuk tetap tenang, tidak terpancing oleh informasi yang belum terverifikasi, serta selalu mengikuti arahan petugas di stasiun maupun selama dalam perjalanan.
“Penumpang KA juga dapat memanfaatkan kanal informasi resmi KAI untuk memperoleh pembaruan kondisi operasional kereta api,” tambah Cahyo.
Gempa yang terjadi pagi itu memang dirasakan di beberapa wilayah di Jawa Timur dan bahkan hingga Jawa Tengah dan Bali, namun sejauh ini belum ada laporan kerusakan signifikan akibat gempa tersebut. (Redaksi)
