Tutup Iklan X

Resmi Dilantik, PCNU Banyuwangi 2026-2031 Siap Perkuat Sinergi Membangun Daerah.

Prosesi pelantikan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Banyuwangi berlangsung khidmat di GOR Pondok Pesantren Minhajut Thullab Kecamatan Muncar. Foto: Redaksi BanyuwangiHits.id

BANYUWANGIHITS.ID –  Jajaran Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Banyuwangi masa khidmat 2026-2031 resmi dikukuhkan. Prosesi pelantikan berlangsung khidmat di GOR Pondok Pesantren Minhajut Thullab, Desa Sumberberas, Kecamatan Muncar, pada Sabtu (4/4/2026).

Acara tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, yang memberikan apresiasi sekaligus ajakan strategis bagi organisasi Islam terbesar tersebut untuk terus bersinergi dalam pembangunan daerah.

“NU adalah salah satu penyangga kemajuan Banyuwangi. Dengan sepenuh hati, kami mengajak bersama-sama untuk membangun Banyuwangi ini dengan segala tantangannya,” ungkap Ipuk.

Bupati Ipuk menaruh harapan besar agar struktur kepengurusan yang baru dideklarasikan ini mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Ia juga menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk berjalan beriringan dengan NU.

“Pemkab Banyuwangi siap membantu Nahdlatul Ulama untuk mewujudkan kabupaten menjadi lebih baik,” katanya.

Selain aspek pembangunan fisik dan ekonomi, Ipuk menekankan pentingnya peran NU sebagai perekat sosial dan teladan dalam menjaga kerukunan di tengah dinamika masyarakat.

Baca juga :  Wakasatlantas Polresta Banyuwangi Dampingi Kakorlantas Tinjau Arus Mudik di Ketapang dalam Operasi Ketupat Semeru 2026.

“NU bisa memberikan contoh kepada penerus Nahdlatul Ulama dalam kepemimpinan ke depan,” ungkapnya.

Prosesi pengambilan sumpah jabatan dipimpin langsung oleh perwakilan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Rais Syuriyah KH. Muhibul Aman Aly. Turut hadir menyaksikan momentum bersejarah ini, perwakilan PWNU Jawa Timur KH Muh Balya Firjaun Barlaman dan H. Misbahus Munir.

Kegiatan ini juga menjadi ajang silaturahmi akbar yang dihadiri oleh berbagai lapisan kepentingan, mulai dari jajaran Forkopimda, tokoh ulama, pimpinan organisasi massa Islam, pelaku usaha, ketua partai politik, hingga kepala SKPD dan ribuan warga Nahdliyin se-Kabupaten Banyuwangi.

Menanggapi harapan pemerintah, Rais Syuriyah PCNU Banyuwangi, KH. Fachruddin Mannan, menyatakan kesiapan pihaknya untuk bekerja sama secara taktis, terutama dalam sektor peningkatan kualitas SDM.

“Dengan peningkatan pendidikan seperti menyatukan pondok pesantren, insyaallah PR yang ada di Banyuwangi bisa diselesaikan dan terwujudnya Banyuwangi menjadi lebih bagus,” katanya.

Senada dengan hal tersebut, Ketua Tanfidziyah PCNU Banyuwangi, Ahmad Turmudi, menegaskan bahwa keterbukaan dan kerja sama lintas sektor adalah kunci kesuksesan organisasi ke depan.

“Kami tidak bisa hidup sendiri, begitu juga pemerintah daerah. Maka kolaborasi dan sinergi akan terus kita bangun bersama para stakeholder,” pungkasnya. (Redaksi)