Tutup Iklan X

Serentak di 31 Lokasi, Banyuwangi Gelar “The Most KUA” untuk Penguatan Keluarga dan Remaja.

Program The Most KUA yang digelar di Banyuwangi dikonsentrasikan di aula bawah Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi dan diikuti oleh keluarga muslim dari berbagai kecamatan.. Foto: Redaksi BanyuwangiHits.id

BANYUWANGIHITS.ID –  Gerakan pembinaan keluarga dan remaja bertema The Most KUA dilaksanakan secara serentak di seluruh wilayah Provinsi Jawa Timur pada Rabu pagi (4/3/2026). Di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi, program ini berlangsung di 31 titik kegiatan dengan total peserta yang mencapai 2.912 orang.

Program yang digelar di Banyuwangi merupakan bagian dari rangkaian kegiatan yang dirancang untuk memperkuat peran Kantor Urusan Agama (KUA) sebagai pusat layanan keagamaan yang aktif, responsif, dan dekat dengan masyarakat. Dari total kegiatan di Banyuwangi, penyelenggara mencatat 27 sesi bimbingan remaja usia sekolah, 1 sesi bimbingan remaja usia nikah, serta 3 aktivitas Pusaka Sakinah yang fokus pada pembinaan keluarga muslim.

Salah satu kegiatan Pusaka Sakinah dikonsentrasikan di aula bawah Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi dan diikuti oleh keluarga muslim dari berbagai kecamatan. Agenda ini dirancang untuk membantu keluarga memperkuat nilai-nilai keagamaan dan kehidupan rumah tangga yang harmonis.

Baca juga :  Nelayan Asal Pancer Banyuwangi Tewas Setelah Dua Hari Melaut Dihantam Ombak.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi, Dr. Chaironi Hidayat, menjelaskan bahwa pelaksanaan The Most KUA di wilayah ini tidak hanya dilakukan secara serentak pada hari tersebut, melainkan akan terus digelar sepanjang bulan Ramadhan.

“Kegiatan ini menjadi momentum penguatan fungsi KUA sebagai pusat layanan keagamaan yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat, khususnya dalam pembinaan keluarga dan remaja. Selain serentak hari ini, di Banyuwangi juga akan terus kita laksanakan sepanjang Ramadhan,” ujar Dr. Chaironi Hidayat.

Sebagai program unggulan dari Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama Republik Indonesia, The Most KUA bertujuan memperkokoh ketahanan keluarga muslim melalui pendekatan yang bersifat edukatif dan partisipatif. Materi yang disampaikan kepada peserta mencakup penguatan komunikasi yang sehat dalam keluarga, kehadiran emosional antar anggota keluarga, serta pembagian peran yang seimbang agar nilai keluarga sakinah, maslahat dapat terwujud.

Pelaksanaan penyampaian materi menggunakan pendekatan reflektif dan dialogis sehingga mendorong setiap peserta untuk mengevaluasi praktik hubungan sehari-hari serta memperkuat keteladanan dalam lingkungan mereka masing-masing. Materi yang disajikan juga fleksibel dan dapat dikembangkan sesuai kebutuhan peserta di setiap lokasi.

Baca juga :  Aksi ‘Candi Paving’ Warga Tempursari Berbuah Hasil, Proyek yang Mandek 6 Bulan Kini Mulai Dikerjakan.

Secara regional, pembukaan The Most KUA se-Jawa Timur dilakukan melalui sambutan secara daring oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur, Dr. Akhmad Sruji Bakhtiar, dari aula MAN 1 Kota Surabaya. Dalam kesempatan tersebut, kepala kanwil menegaskan bahwa fungsi KUA tidak hanya terbatas pada pelayanan administratif, tetapi juga sebagai mitra strategis dalam penguatan kehidupan keluarga dan pembinaan umat.

Dengan partisipasi ribuan peserta pada kegiatan di Banyuwangi, momentum The Most KUA menjadi bukti bahwa pembinaan keluarga dan remaja tetap menjadi prioritas utama Kementerian Agama, terutama selama bulan suci Ramadhan. (Redaksi)