Waduh, Babi Hutan di Kalipait Banyuwangi Sempat Masuk ke Dalam Masjid.

BANYUWANGIHITS.ID – Warga Dusun Purworejo, Desa Kalipait, Kecamatan Tegaldlimo, Banyuwangi, dibuat geger oleh kemunculan seekor babi hutan yang masuk ke halaman Masjid Baitul Muttaqin pada Rabu sore, 29 April 2026. Kejadian tersebut bahkan sempat memicu kepanikan warga setelah videonya viral di media sosial.
Peristiwa itu terjadi menjelang waktu Shalat Magrib, sekitar pukul 17.05 WIB, saat para jamaah tengah bersiap melaksanakan ibadah. Seekor babi hutan berukuran cukup besar dengan warna hitam terlihat masuk melalui pintu pagar sisi utara masjid.
Momen tersebut berhasil direkam oleh seorang remaja setempat, Riyuki (14), yang saat itu berada di lokasi. Dalam video yang beredar, terlihat babi hutan tersebut tampak kebingungan dan berusaha mencari jalan keluar dari area halaman masjid.
Ketua Takmir Masjid Baitul Muttaqin, Abal Mudholofar (48), membenarkan adanya kejadian tersebut. Ia menjelaskan bahwa hewan liar itu hanya melintas dan tidak menyerang warga.
“Benar, kejadiannya sore hari sebelum Magrib. Babi itu masuk ke halaman masjid dan terlihat sedang mencari jalan keluar,” ujar Abal saat dikonfirmasi di lokasi kejadian pada Kamis, 30 April 2026.
Dari hasil peninjauan di lapangan, lokasi masjid memang berada cukup dekat dengan habitat satwa liar. Jaraknya sekitar 500 meter dari hutan produksi dan sekitar 1.000 meter dari kawasan Taman Nasional Alas Purwo.
Diduga, kemunculan babi hutan ke area permukiman warga dipicu oleh faktor cuaca. Memasuki musim kemarau, ketersediaan air di dalam hutan mulai berkurang sehingga satwa liar turun ke pemukiman untuk mencari sumber air.
Menanggapi viralnya video tersebut, jajaran Polsek Tegaldlimo yang dipimpin Kapolsek AKP Sadimun langsung mendatangi lokasi kejadian untuk memastikan situasi tetap aman dan kondusif.
Dalam kesempatan itu, pihak kepolisian juga memberikan himbauan kepada pengurus masjid dan warga sekitar agar lebih waspada terhadap kemungkinan munculnya satwa liar.
“Takmir masjid dihimbau untuk selalu menutup pintu pagar masjid setelah kegiatan ibadah selesai guna mencegah masuknya kembali satwa liar,” kata AKP Sadimun.
Warga juga diminta tetap tenang namun meningkatkan kewaspadaan, terutama di tengah kondisi musim kemarau yang berpotensi memicu kejadian serupa.
Hingga berita ini ditulis, situasi di Dusun Purworejo telah kembali normal. Babi hutan tersebut dilaporkan telah kembali ke arah hutan tidak lama setelah kejadian berlangsung.
“Babi hutan tersebut dilaporkan telah lari kembali ke arah hutan tak lama setelah kejadian,” jelasnya. (DIN/SUC)
