Tutup Iklan X

Diterjang Hujan Deras, Atap KUD Sempu Banyuwangi Ambruk Saat Digunakan Olahraga.

Atap ambruk di bangunan KUD Sempu, Kecamatan Sempu. Foto: Redaksi BanyuwangiHits.id

BANYUWANGIHITS.ID – Insiden mengejutkan terjadi di bangunan KUD Sempu, Kecamatan Sempu, Banyuwangi. Atap bangunan tersebut dilaporkan ambruk pada Selasa malam (14/04/2026) sekitar pukul 23.00 WIB saat sejumlah warga tengah berolahraga badminton di dalam gedung.

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Meski demikian, belasan warga yang berada di lokasi sempat panik karena runtuhan atap terjadi secara tiba-tiba.

Salah satu saksi mata, Anggil Darusman (27), mengungkapkan bahwa kejadian bermula saat dirinya bersama warga lain bermain badminton sejak sekitar pukul 20.00 WIB.

“Awalnya kami dengar suara patah di atas. Kami kira cuma ada kucing atau orang lempar batu ke atap,” ujarnya.

Situasi berubah ketika hujan deras mengguyur kawasan tersebut. Suara retakan dari bagian atap semakin sering terdengar dan membuat para pemain mulai merasa khawatir.

“Setelah hujan deras, suara patahannya makin sering. Kami mulai was-was karena terdengar berulang kali,” katanya.

Baca juga :  Modus Intel Gadungan, Pelaku Peras Pemuda di Masjid Rogojampi hingga Ratusan Ribu Rupiah.

Sekitar pukul 23.00 WIB, sempat terjadi patahan kecil sebelum akhirnya struktur atap tidak mampu menahan beban dan roboh seketika.

“Sempat ada patahan kecil, lalu tidak kuat menahan beban, akhirnya langsung roboh,” jelasnya.

Anggil juga mengaku sempat berniat pulang lebih awal karena merasakan tanda-tanda mencurigakan pada bangunan tersebut.

“Saya sudah bilang ke teman-teman mau pulang sekitar jam 22.00 atau 23.00. Eh malah kejadian seperti ini,” ucapnya.

Ia menilai kondisi bangunan KUD Sempu memang sudah cukup tua dan diduga belum pernah dilakukan renovasi dalam waktu lama.

“Bangunannya memang sudah tua, sepertinya sudah lama tidak direnovasi,” tambahnya.

Diperkirakan terdapat sekitar 12 orang yang berada di lokasi saat kejadian. Seluruhnya berhasil menyelamatkan diri sebelum runtuhan atap menimpa area lapangan secara keseluruhan.

Hingga kini, belum diketahui secara pasti jumlah kerugian akibat insiden tersebut. Warga berharap adanya perhatian dari pihak terkait untuk segera melakukan perbaikan agar kejadian serupa tidak kembali terulang. (Redaksi)