Tutup Iklan X

Jamin Keamanan Makan Bergizi Gratis, SPPG Singonegaran Banyuwangi Gelar Skrining TBC Bagi Seluruh Pegawai.

Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Singonegaran menyelenggarakan pemeriksaan kesehatan menyeluruh bagi seluruh pegawainya guna mengantisipasi penyebaran penyakit menular, terutama Tuberkulosis (TBC). Foto: Redaksi BanyuwangiHits.id

BANYUWANGIHITS.ID – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Singonegaran, Banyuwangi, menunjukkan komitmen tinggi dalam menjaga standar higienitas pangan. Pada Sabtu (31/01/2026), instansi yang berlokasi di Jalan Letkol Istiqlah ini menyelenggarakan pemeriksaan kesehatan menyeluruh bagi seluruh pegawainya guna mengantisipasi penyebaran penyakit menular, terutama Tuberkulosis (TBC).

Langkah preventif ini diambil untuk menjamin bahwa seluruh proses penyediaan Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi anak-anak dilakukan oleh personel yang sehat dan dalam kondisi prima. Menariknya, agenda ini merupakan inisiatif murni internal SPPG Singonegaran tanpa menunggu arahan dari pemerintah pusat.

Kepala SPPG Singonegaran #1, Tiara Dewi, menegaskan bahwa deteksi dini TBC menjadi fokus utama dalam skrining kali ini. Sebanyak 45 personel, mulai dari jajaran pimpinan hingga petugas lapangan, wajib mengikuti prosedur ini.

“Ini kami lakukan untuk menjaga kesehatan relawan dan memonitoring kesehatannya, ada 45 relawan (pegawai), ini inisiatif kami sendiri,” kata Tiara.

Seluruh elemen organisasi terlibat tanpa terkecuali, mencakup Kepala SPPG, Ahli Gizi, Akuntan, Juru Masak beserta asistennya, tim persiapan bahan, tim distribusi, hingga petugas kebersihan.

Baca juga :  Polresta Banyuwangi Perkuat Silaturahmi, Kunjungi Ponpes Mabadiul Ihsan & Darussalam Blokagung.

Dalam pelaksanaannya, SPPG Singonegaran bekerja sama dengan tenaga medis dari Rumah Sakit Al-Huda Banyuwangi. Dipimpin oleh dr. Khusnul Imama, tim medis menerapkan beberapa tahapan pemeriksaan fisik dan laboratorium.

“Hari ini yang kita cek pemeriksaan fisik diantaranya tekanan darah, denyut nadi saturasi, ada pemeriksaan untuk penyakit menular dengan mengambil dahak pegawai SPPG,” jelas dr. Khusnul.

Lebih lanjut, dr. Khusnul memaparkan bahwa pemantauan ini sangat krusial, mengingat para pegawai berinteraksi langsung dengan pengolahan makanan. Penyakit seperti TBC, demam tifoid, hingga hepatitis A menjadi perhatian utama di masa mendatang.

“Untuk hari ini kita fokus pemeriksaan cek penyakit menular paru-paru, salah satunya TBC, dan ke depan kita anjurkan ke Kepala SPPG untuk pemeriksaan yang berhubungan dengan pengolahan makanan,” terangnya.

Program ini mendapat sambutan hangat dari para staf. Rosiatur Ramadani, salah satu anggota tim persiapan bahan, mengungkapkan rasa syukurnya atas perhatian pihak manajemen terhadap kesehatan karyawan.

Baca juga :  Terduga Pencuri Dump Truk di Pesanggaran Diserahkan ke Dinas Sosial, Mobil Kembali ke Pemilik.

“Senang banget, merasa terlindungi dari pihak SPPG ada proteksi dini untuk kita, senang karena merasa diperhatikan,” ujar Rosi.

Upaya yang dilakukan SPPG Singonegaran ini merupakan perwujudan prinsip pengolahan pangan yang sehat untuk mendukung program prioritas Presiden RI dalam mencetak generasi emas melalui pemenuhan gizi yang aman dan berkualitas. (Redaksi)