Tutup Iklan X

Kualitas Menu Program MBG di SMPN 1 Giri Dikeluhkan, Siswa Temukan Buah Berjamur hingga Susu Basi.

Salah satu siswa, yang meminta identitasnya dirahasiakan, membeberkan pengalaman buruknya selama dua hari berturut-turut terkait kualitas menu MBG yang diterima. Foto: Redaksi BanyuwangiHits.id

BANYUWANGIHITS.ID – Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Banyuwangi kembali menjadi buah bibir. Kali ini, sorotan tajam tertuju pada kualitas paket menu kering yang dibagikan di SMP Negeri 1 Giri selama bulan Ramadhan. Sejumlah siswa melaporkan adanya ketidaklayakan pada komponen makanan yang mereka terima.

Kondisi ini terungkap setelah salah satu siswa, yang meminta identitasnya dirahasiakan, membeberkan pengalaman buruknya selama dua hari berturut-turut. Pada Rabu (25/2/2026), ia mendapati buah dalam paket tersebut sudah dalam kondisi berjamur. Bukannya membaik, pada Kamis (26/2/2026), menu yang disajikan justru kembali memicu keluhan.

“Kemarin buahnya berjamur. Sekarang susu kedelainya terasa basi dan rotinya bau seperti asap rokok,” ujarnya.

Temuan tersebut lantas sampai ke telinga para orang tua. Salah satu wali murid berinisial M mengungkapkan rasa kecewanya. Meskipun secara prinsip ia sangat mendukung keberadaan program MBG untuk membantu asupan gizi sang buah hati, kualitas makanan yang jauh dari standar keamanan pangan ini tidak bisa ditoleransi.

Baca juga :  Sindiran Kreatif Warga Sembulung Banyuwangi, Paving Disusun Jadi Candi karena Jalan Tak Kunjung Diperbaiki.

“Kami mendukung program ini, tapi kalau makanan yang diterima anak seperti itu tentu kami kecewa. Harus ada evaluasi menyeluruh,” katanya.

Menyikapi polemik ini, para wali murid mendesak pihak penyelenggara, khususnya Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Boyolangu, untuk segera mengambil tindakan tegas. Mereka berharap ada pengecekan mendalam dan investigasi mendadak ke lapangan.

Langkah ini dinilai krusial untuk memastikan bahwa standar kebersihan, keamanan pangan, dan kelayakan konsumsi tetap terjaga, sehingga tujuan utama program MBG dalam meningkatkan kualitas kesehatan siswa tidak tercoreng oleh kelalaian teknis di lapangan. (Redaksi)