Tutup Iklan X

Lahan Kosong di Benelan Kidul Singojuruh Terbakar, Api Diduga Berasal dari Pembakaran Dupa.

Lahan kosong di Dusun Gebang, Desa Benelan Kidul, Kecamatan Singojuruh mengalami kebakaran yang diduga akibat pembakaran dupa. Foto: Redaksi BanyuwangiHits.id

BANYUWANGIHITS.ID – Kebakaran lahan kosong terjadi di Dusun Gebang, Desa Benelan Kidul, Kecamatan Singojuruh, Banyuwangi, Minggu (26/4/2026) siang. Peristiwa tersebut langsung ditangani oleh Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar Mat) Kabupaten Banyuwangi.

Kebakaran dilaporkan terjadi sekitar pukul 14.30 WIB dan informasi masuk ke petugas pada pukul 14.51 WIB. Tim pemadam segera diberangkatkan tiga menit kemudian dan tiba di lokasi pada pukul 15.22 WIB. Proses pemadaman dimulai pukul 15.25 WIB hingga api berhasil dipadamkan pada pukul 15.48 WIB, dan penanganan dinyatakan selesai pukul 16.19 WIB.

Objek yang terbakar berupa lahan kosong dengan luas area terdampak sekitar 100 meter x 150 meter. Lokasi kejadian berada di Dusun Gebang dengan jarak tempuh kurang lebih 11 kilometer dari pos pemadam.

Berdasarkan laporan Damkarmat, proses penanganan dilakukan dengan cepat oleh tim gabungan. Setelah menerima informasi, operator komunikasi langsung meneruskan laporan kepada petugas piket Sektor Srono dan Regu Brama 2, serta terus memantau perkembangan melalui alat komunikasi.

Baca juga :  Belanja Pegawai Membengkak 39 Persen, DPRD Banyuwangi Ingatkan Penyesuaian Sejak 2026.

Setibanya di lokasi, komandan regu melakukan pengamatan dari jarak aman sebelum mengerahkan personel untuk memadamkan api. Tim kemudian menggelar sejumlah peralatan, termasuk selang berbagai ukuran yang dihubungkan ke unit pemadam Ayaxx 03, Firedome 05, serta suplai dari Sektor Srono.

Pemadaman difokuskan di beberapa titik. Regu Brama 2 menangani bagian tengah, selatan, dan timur, sementara Sektor Srono mengendalikan api di sisi barat dan utara guna mencegah penyebaran lebih luas. Setelah api utama berhasil dipadamkan, tim melakukan proses pendinginan menyeluruh untuk menghindari potensi munculnya kembali api.

Selain itu, tim juga melakukan investigasi di lokasi untuk memastikan tidak ada potensi bahaya lanjutan sekaligus mengidentifikasi penyebab kebakaran.

Dari hasil asesmen sementara, kebakaran diduga dipicu oleh aktivitas pembakaran dupa dan kertas. Seorang saksi bernama Yonson (42) menyebutkan bahwa dirinya bersama rekannya, Anjasari, tengah melakukan pembakaran dalam rangka selametan persiapan pembangunan cold storage. Namun, angin kencang membuat api cepat membesar dan menjalar ke area sekitar.

Baca juga :  Lansia Hilang di Kebun Desa Tambong Banyuwangi, Tim SAR Gabungan Lakukan Pencarian Intensif.

Meski sempat berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya, kobaran api tidak terkendali sehingga warga akhirnya meminta bantuan petugas pemadam.

Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian ini. Kerugian materiil juga dilaporkan nihil. Luas total lahan di lokasi tersebut diperkirakan mencapai 3,5 hektare.

Dalam penanganan kebakaran ini, Damkarmat Banyuwangi mengerahkan tiga unit mobil pemadam, yakni suplai Sektor Srono, Ayaxx 03, dan Firedome 05, dengan total 12 personel yang terlibat. Penanganan juga dibantu oleh unsur lain, yakni BPBD dan pihak kepolisian.

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam melakukan aktivitas yang berpotensi menimbulkan api, terutama di area terbuka dengan kondisi angin kencang. (Redaksi)