Tutup Iklan X

Lahan SAE Paswangi Siap Jadi Pusat Peternakan Produktif, Kalapas dan Kadis Pertanian Tinjau Lokasi.

Lapas Banyuwangi bersama Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Banyuwangi ke lahan operasional Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE). Foto: Redaksi BanyuwangiHits.id

BANYUWANGIHITS.ID – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banyuwangi terus menegaskan komitmennya mendukung program ketahanan pangan nasional melalui optimalisasi lahan produktif. Komitmen tersebut terlihat dalam kunjungan kerja yang dilakukan oleh Kepala Lapas Banyuwangi bersama Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Banyuwangi ke lahan operasional Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) Paswangi, Rabu (28/01/2026).

Kegiatan diawali dengan pertemuan koordinasi di Kantor Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Banyuwangi. Dalam pertemuan itu, kedua belah pihak membahas strategi pembangunan peternakan ayam petelur yang akan dipusatkan di lahan SAE Paswangi. Kolaborasi ini diharapkan menjadi bagian dari program pemberdayaan sekaligus memperkuat ketahanan pangan lokal.

Kepala Lapas Banyuwangi, I Wayan Nurasta Wibawa, menjelaskan bahwa pengembangan peternakan ini merupakan langkah nyata untuk memaksimalkan potensi lahan yang dimiliki lembaga, sekaligus menjadi sarana pembinaan kemandirian bagi warga binaan.

“Kami berkomitmen agar SAE Paswangi tidak hanya menjadi tempat asimilasi, tetapi juga pusat produktivitas yang berdampak nyata bagi masyarakat. Dengan dukungan teknis dari Dinas Pertanian, kami optimis pembangunan peternakan ayam petelur ini akan berjalan sesuai standar peternakan profesional,” ujar Wayan.

Baca juga :  Polisi Hutan Temukan Puluhan Kayu Jati Gelondongan dan Olahan Tanpa Dokumen di Siliragung Banyuwangi.

Setelah pertemuan, rombongan yang terdiri dari Kalapas Banyuwangi, pejabat struktural Lapas serta perwakilan dari dinas terkait langsung menuju lahan SAE Pas Wangi. Di lokasi, mereka mengevaluasi kesiapan teknis lahan mulai dari akses jalan, ketersediaan air, hingga tata letak area yang akan digunakan untuk kandang peternakan. Langkah ini dimaksudkan untuk memastikan segala aspek teknis layak dan mendukung proses pembangunan kedepan.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Banyuwangi, Danang Hartanto, menyambut baik inisiatif tersebut. Ia menyatakan pihaknya siap memberikan pendampingan penuh mulai dari tahap perencanaan hingga proses pemeliharaan ternak nanti.

“Sinergi ini diharapkan mampu menciptakan siklus ekonomi sirkular di lingkungan pemasyarakatan,” ungkap Danang.

Hasil peninjauan ini akan segera ditindaklanjuti dengan penyusunan rencana teknis dan pelaksanaan pembangunan fisik. Tujuannya adalah mempercepat terwujudnya program ketahanan pangan di Kabupaten Banyuwangi melalui pengembangan sektor peternakan yang produktif dan berkelanjutan di lingkungan Lapas. (Redaksi)