Miris, Proyek PU Pengairan Kabupaten Banyuwangi di Desa Kebondalem Diduga Dibangun Bukan di Aliran Irigasi

BANYUWANGIHITS.ID – Proyek Dinas Pekerjaan Umum (PU) Pengairan Kabupaten Banyuwangi senilai Rp. 197.602.000,- yang dikerjakan CV. Rancang Bangun Blambangan Persada Banyuwangi di Dusun Tanjungrejo RT 04 RW 01, Desa Kebondalem, Kecamatan Bangorejo, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, diduga tidak sepenuhnya berada di saluran irigasi. Hal tersebut, menjadi keluh kesah warga lantaran, tanahnya menjadi titik buang air saluran irigasi yang dinilai memiliki volume besar.
“Air buangnya dapat meluber di are persawahan saya yang biasa saya tanami jagung,” ucap pemilik sawah yang enggan disebut namanya.
Mirisnya lagi, ketika Tim Redaksi Banyuwangihits.id meninjau secara langsung, serta melihat peta di salah satu sertifikat tahan warga yang memiliki sawah tersebut. Tidak ada jalur irigasi yang jelas-jelas dibangun oleh Dinas PU Pengairan Kabupaten Banyuwangi menggunakan anggaran APBD Tahun 2025.
Penelusuran perihal lahan warga yang bukan jalur irigasi dibangun Dinas PU Pengairan Kabupaten Banyuwangi dilanjutkan ke Kantor Desa Kebondalem. Namun sekitar pukul 14.08 WIB pelayanan desa nampak sepi, hanya satu perangkat desa perempuan dan Sekretaris desa yang dapat ditemui.
“Saya kurang tau pak, langsung ke Pak Kades saja, saya kasih nomernya,” ucap Sekretaris Desa Kebondalem, Senin(19/01/26).
Masyarakat berharap proyek yang seyogyanya bermanfaat untuk masyarakat, namun dikeluhkan lantaran posisinya tidak sesuai jalur irigasi dapat segera ditindak lanjuti oleh pihak-pihak terkait. Sehingga anggaran APBD yang merupakan uang dari rakyat bernar-benar bermanfaat untuk masyarakat.
Jika tidak ada tindak lanjut, masyarakat juga tidak segan-segan untuk melaporkan persoalan ini pada pihak berwajib agar mendapatkan kejelasan serta kemanfaatan proyek Dinas PU Pengairan Kabupaten Banyuwangi. (Redaksi)
