Tutup Iklan X

Revitalisasi Pasar Banyuwangi Ditarget Rampung Februari 2026, Pemkab Siapkan Konsep Pasar Tradisional Modern.

Proyek pembangunan Pasar Banyuwangi terus dikebut dan ditargetkan rampung pada akhir Februari 2026. Foto: Redaksi BanyuwangiHits.id

BANYUWANGIHITS.ID – Proyek pembangunan Pasar Banyuwangi terus dikebut dan ditargetkan rampung pada akhir Februari 2026. Pasar tersebut diharapkan mampu menjadi destinasi wisata kuliner baru yang dapat mendorong pertumbuhan perekonomian di Kabupaten Banyuwangi.

Pembangunan Pasar Banyuwangi dilaksanakan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dengan total anggaran sebesar Rp 125 miliar. Awalnya, proyek ini direncanakan selesai pada akhir 2025, namun mengalami penyesuaian waktu pengerjaan hingga awal 2026.

Hingga saat ini, progres pembangunan pasar telah mencapai 90 persen. Capaian tersebut sudah termasuk revitalisasi Asrama Inggrisan yang menjadi bagian dari satu paket pembangunan kawasan.

“Hari ini kami melihat langsung progresnya dan hasilnya cukup bagus. Ke depan, kita berharap pasar ini bisa menjadi destinasi baru, khususnya destinasi kuliner yang dapat beroperasi 24 jam sehingga roda ekonomi bisa terus berputar,” kata Asisten Pemerintah dan Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Banyuwangi M Yanuar Bramuda, saat meninjau pembangunan pasar, Rabu (21/1/2026).

Baca juga :  Polresta Banyuwangi Gelar Sertijab Kasat dan Kapolsek Secara Khidmat.

Peninjauan pembangunan Pasar Banyuwangi tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Koperasi Usaha Mikro dan Perdagangan Nanin Oktaviantie, Kepala Dinas Perhubungan I Komang Sudira Admaja, serta sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Banyuwangi. Kegiatan tersebut juga didampingi oleh penanggung jawab pembangunan pasar.

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Banyuwangi, MY Bramuda menuturkan, hingga kini Banyuwangi belum memiliki pasar tradisional dengan konsep modern dan ikonik yang mampu menunjang sektor pariwisata yang terus berkembang di daerah tersebut. Oleh karena itu, keberadaan Pasar Banyuwangi diharapkan dapat menambah daftar destinasi baru yang membuat wisatawan lebih lama tinggal di Bumi Blambangan.

Pemerintah Kabupaten Banyuwangi, lanjut Bramuda, telah menyiapkan sejumlah konsep pengembangan pasar. Pasar Banyuwangi nantinya akan mengusung konsep pasar tradisional modern yang terintegrasi dengan berbagai pusat kuliner.

Setelah pembangunan rampung dan dilakukan serah terima dari pemerintah pusat kepada pemerintah daerah, Pemkab Banyuwangi berencana mengajak para pedagang melakukan studi banding ke sejumlah pasar tradisional modern di kota lain.

Baca juga :  Polsek Wongsorejo Bongkar Penjualan Rokok Ilegal di Desa Bajulmati.

“Jika semua sesuai jadwal, sekitar awal Maret kami akan mengajak studi banding ke Malang. Di sana ada pasar sejenis yang bersih dan tertata dengan baik. Ini akan menjadi best practice bagi kita,” ujar Bramuda.

Usai kegiatan tersebut, pemerintah daerah akan mulai melakukan penataan layout, pembagian blok, serta penentuan lokasi bagi para pedagang. Setelah seluruh tahapan selesai, proses pembagian lapak akan segera dilaksanakan.

“Kami berharap, seluruh proses bisa berjalan secepatnya. Setelah bangunan diserahkan, pengundian selesai, dan semuanya clear, para pedagang segera bisa ditempatkan. Pemkab Banyuwangi akan mendukung secara gotong royong proses pemindahan dari pasar sementara ke pasar baru,” ujar Bramuda.

Dengan konsep modern dan dukungan fasilitas yang memadai, Pasar Banyuwangi diharapkan menjadi ikon baru yang mampu menggerakkan ekonomi daerah sekaligus memperkuat daya tarik pariwisata Banyuwangi. (Redaksi)