Tutup Iklan X

Orado Jatim Turut Mempercepat Pembinaan Atlet di Kejurcab Banyuwangi 2026.

Pengurus Provinsi (Pengprov) Orado Jawa Timur menurunkan seluruh jajaran pimpinan intinya secara lengkap (full team) untuk mengawal kompetisi di Banyuwangi. Foto: Redaksi BanyuwangiHits.id

BANYUWANGIHITS.ID – Ada yang berbeda pada pembukaan Kejuaraan Cabang (Kejurcab) Orado Banyuwangi, Minggu (22/02/2026) malam ini. Pengurus Provinsi (Pengprov) Orado Jawa Timur menunjukkan keseriusan luar biasa dengan menurunkan seluruh jajaran pimpinan intinya secara lengkap (full team) untuk mengawal kompetisi di Bumi Blambangan. Minggu (22/02/2026)

Kehadiran Ketua Pengprov Orado Jatim, Mahenda Abdillah Kamil, tidak sekadar seremonial. Ia tampak didampingi figur-figur kunci organisasi, mulai dari Sekretaris Esti Nalurani, Ketua Bidang OKK Doddy Wijaya, hingga Wakil Sekretaris Dwi Okta Herianto. Kehadiran penuh jajaran pengurus provinsi ini dianggap banyak pihak sebagai pengakuan atas potensi besar atlet Orado di Banyuwangi. Mahenda menegaskan bahwa soliditas pengurus di level provinsi harus sejalan dengan pembinaan di tingkat cabang.

“Kami hadir dengan formasi lengkap malam ini, untuk memastikan standarisasi kompetisi dan organisasi di Banyuwangi berjalan di jalur yang benar. Kami ingin Banyuwangi jadi barometer Orado di Jawa Timur,” tegas Mahenda Abdillah Kamil.

Bagi Mahenda, kehadiran para pengurus provinsi juga merupakan bentuk supervisi organisasi dan administrasi. Kehadiran lintas bidang memiliki fungsi masing-masing yang krusial dalam pengembangan organisasi. Bidang OKK, yang dipegang Doddy Wijaya, memastikan struktur organisasi di tingkat cabang tetap sehat dan sesuai regulasi.

Baca juga :  Polresta Banyuwangi Peringati HPN 2026 dengan Ngopi Bareng Insan Pers di Hotel Aston.

“Begitu pula Kesekretariatan (Esti Nalurani dan Dwi Okta). Mereka melakukan supervisi langsung terkait administrasi atlet dan database keanggotaan untuk persiapan ajang yang lebih besar lagi,” ungkap Mahenda yang juga menjabat Sekretaris DPD Partai NasDem Sidoarjo.

Langkah ‘jemput bola’ ini mendapat sambutan positif dari Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Pemkab Banyuwangi, Alfin Kurniawan, dan Ketua Umum KONI Banyuwangi, Ahmad Khairuloh. Sinergi antara pengurus provinsi yang hadir langsung di lapangan dengan pemangku kebijakan lokal diyakini akan mempercepat prestasi atlet lokal.

“Bahkan kami yakin sinergi ini, akan membangkitkan atlet lokal (daerah) terdorong untuk mengikuti dan menuju kompetensi nasional dan internasional,” tandasnya.

Selain itu, kehadiran para petinggi Orado Jatim di hadapan ratusan peserta menjadi suntikan moral bagi atlet. Ajang tingkat kabupaten ini terasa memiliki gengsi setingkat provinsi karena langsung dipantau tim pemantau bakat dan pengambil kebijakan tertinggi Orado Jawa Timur.

Pertemuan ditutup dengan diskusi intensif antara Pengprov Jatim dan pengurus Cabang Banyuwangi untuk merumuskan target prestasi ke depan. (Redaksi)