PPKM Level 4, Seniman: Jangankan Kerja, Gerak Saja Tidak Bisa.
BANYUWANGI, Banyuwangihits– Sejumlah seniman di Kabupaten Banyuwangi mengaku sangat terdampak selama masa pandemi covid -19 yang hingga kini masih diperpanjang dengan sejumlah aturan ketat di dalamnya.
Salah satu penyanyi dan pencipta lagu Banyuwangi Demmy mengatakan, selama adanya aturan ketat mulai PSBB hingga PPKM saat ini, para seniman Banyuwangi tak bisa berbuat banyak, kecuali hanya bisa menaati aturan tersebut.
Padahal kata dia, selama adanya aturan ketat ini, para seniman tak memiliki pemasukan atau pendapatan sama sekali. Sebab tak jarang orang yang mau mengundang penyanyi dan kelengkapan hajatan lainnya, banyak yang membatalkannya. Alasannya pihak yang punya hajatan pada akhirnya tak berani menggelar acara tersebut karena adanya aturan ketat.
“Jangankan kerja mas, gerak saja kita tidak bisa, saat ini kita tak bisa berbuat banyak”, jelasnya, Kamis (05/08/2021).
Sehingga menurutnya, para seniman mampu bertahan hidup saja pada saat kondisi ekonomi seperti ini sudah bersyukur.
“Kita tak meminta bantuan kepada pemerintah daerah, tapi berilah kami solusi yang terbaik. Salah satunya memberi kelonggaran dengan catatan tetap memperhatikan protokol kesehatan, sehingga kami bisa kembali mengais rejeki” tambahnya.
Sementara itu Luky salah satu MC di Banyuwangi mengatakan, sebelum adanya PPKM pendapatannya sudah menurun 50 persen. Parahnya kata dia saat ini dtambah adanya PPKM dengan aturan yang lebih ketat. Sehingga hal tersebut yang mempengaruhi pendapatan para seniman.
“Biasanya dalam satu bulan saya bisa mendapatkan job MC lebih dari 15 kali, sebulan kemarin saya hanya dapat satu kali job”, keluhnya.
Padahal kata dia, di sisi lain, pengeluaran harian tak bisa dihindari. Akibatnya dia bersama teman se- profesi harus mencari pinjaman hutang untuk memenuhi kebutuhan sehari hari, karena tak memiliki sumber pendapatan lain.
“Jika kami harus pindah profesi, tak bisa secara instan, karena pindah pekerjaan juga butuh proses”, tambahnya.
Dia menegaskan, dalam waktu dekat berencana mengajukan hearing ke DPRD Banyuwangi. Sehingga aspirasi mereka diserap oleh wakil rakyat untuk disampaikan kepada Bupati Banyuwangi agar segera mendapatkan solusi. (Irham/Her)