Tutup Iklan X

PPPK Banyuwangi Tunaikan Nazar Lari 52 Km Usai SK, Bupati Ipuk Puji Dedikasi ASN.

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani mengungkapkan rasa haru atas tindakan inspiratif Abdurrahman, seorang tukang kebun sekaligus penjaga sekolah di SDN 3 Sepanjang, Kecamatan Glenmore. Foto:’ Redaksi BanyuwangiHits.id

BANYUWANGIHITS.ID – Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani mengungkapkan rasa haru atas tindakan inspiratif Abdurrahman, seorang tukang kebun sekaligus penjaga sekolah di SDN 3 Sepanjang, Kecamatan Glenmore, yang menunaikan nazarnya dengan berlari sejauh 52 kilometer setelah menerima Surat Keputusan (SK) sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu dari Pemerintah Kabupaten Banyuwangi. Aksi itu dilakukannya dari GOR Tawangalun Banyuwangi menuju rumahnya di Glenmore usai resmi mendapatkan status baru sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN).

Abdurrahman, yang akrab disapa Cak Dur, merupakan salah satu dari 4.888 tenaga honorer yang telah lama menanti kepastian status pekerjaan mereka dan akhirnya diangkat menjadi PPPK Paruh Waktu oleh Pemkab Banyuwangi. Dengan perubahan status itu, ia kini resmi berstatus ASN setelah bertahun-tahun mengabdi.

Pria berusia 45 tahun tersebut menjalankan nazarnya dengan berlari sejauh 52 kilometer pada siang hari, menempuh perjalanan yang ia selesaikan sekitar 7 jam, setelah menerima SK Pengangkatan dari Bupati Ipuk pada 28 Desember 2025 lalu.

Baca juga :  Capai 81 Persen, Kantor Pajak Pratama Banyuwangi Berharap Tahun 2025 Target Tercapai Seratus Persen.

“Dari Cak Dur kita belajar tentang dedikasi seorang ASN. Beliau telah bersabar dengan pengabdiannya yang belasan tahun. Nazar yang dipilih juga bukanlah hal yang mudah. Ini bentuk dedikasi seorang ASN,” kata Ipuk saat bertemu Abdurrahman di SDN 3 Sepanjang, Kecamatan Glenmore, Senin (5/1/2026).

Ipuk juga memberikan apresiasi karena bentuk syukur setiap orang berbeda-beda, namun pilihan nazar Cak Dur bukanlah hal yang mudah dilakukan.

“Bentuk syukur setiap orang berbeda-beda. Bisa saja Cak Dur memilih nazar yang lebih mudah. Tapi dia memilih jalan yang lebih sulit, lari sejauh 52 kilometer pada siang hari di tengah teriknya matahari,” tambahnya, yang turut menyerahkan surat perintah tugas (SPT) kepada Abdurrahman.

Bupati Ipuk berharap setelah resmi menjadi ASN, Abdurrahman semakin bersemangat menjalankan tugasnya. “Semoga Cak Dur tambah semangat bekerja,” ujarnya. Menurut Ipuk, PPPK Paruh Waktu merupakan bagian dari ASN daerah, dan ia berharap seluruh ASN dapat bekerja sama untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik, khususnya di sektor pendidikan.

Baca juga :  Mobil Terperosok di Barurejo Siliragung, Evakuasi Dilakukan Dini Hari.

“Khususnya di SDN 3 Sepanjang, semua ASN bisa bersama-sama meningkatkan kualitas pendidikan sesuai bidang tugasnya masing-masing,” tambahnya.

Di hadapan Ipuk, Abdurrahman mengungkapkan bahwa dirinya memang gemar berlari dan sering mengikuti sejumlah event lari di berbagai kota seperti Bali, Jember, dan Surabaya. Dalam kesempatan itu, Ipuk juga menghadiahkan sepatu lari kepadanya sebagai bentuk apresiasi atas pencapaiannya.

Abdurrahman menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Bupati Ipuk serta seluruh pihak yang telah mendukung dirinya dan rekan-rekannya sebagai honorer diangkat menjadi ASN. Ia sangat bersyukur karena setelah 17 tahun mengabdi, pengorbanannya akhirnya berbuah manis lewat pengangkatan tersebut.

“Terima kasih Ibu Bupati yang telah mengangkat kami. Saya tidak menyangka bisa dapat SK. Memang ini yang diharapkan dari dulu,” ujarnya. 

Ia bercerita bahwa saat menerima kabar akan mendapatkan SK, rasa bahagianya begitu besar hingga ia bermalam sebelum penyerahan SK dengan nazar akan berlari dari Kota Banyuwangi ke rumahnya di Kecamatan Glenmore usai menerima SK tersebut. (Redaksi)