Tutup Iklan X

Rumah di Dekat Pantai Lampon Pesanggaran Rusak Usai Tower Sirine Roboh Tertiup Angin.

Rumah pria yang tinggal dekat Pantai Lampon kawasan yang dikenal rawan bencana seperti tsunami mengalami kerusakan usai tower sirine tsunami setinggi 10 meter roboh dan menimpa atap rumahnya. Foto: Redaksi BanyuwangiHits.id

BANYUWANGIHITS.ID – Nasib kurang beruntung menimpa Untung Sujadi (66), warga Dusun Ringinsari, Kecamatan Pesanggaran, Kabupaten Banyuwangi. Rumah pria yang tinggal dekat Pantai Lampon kawasan yang dikenal rawan bencana seperti tsunami mengalami kerusakan usai tower sirine tsunami setinggi 10 meter roboh dan menimpa atap rumahnya pada Rabu dini hari, 21 Januari 2026.

Akibat kejadian itu, bagian atap rumah Untung yang terbuat dari asbes mengalami kerusakan cukup parah. Struktur atap jebol setelah tertimpa rangka besi tower yang roboh karena diterjang angin kencang yang melanda wilayah setempat.

Kapolsek Pesanggaran AKP Maskur menjelaskan bahwa tower sirine tsunami yang terpasang di samping rumah korban tidak kuat menahan terpaan angin kencang sehingga akhirnya tumbang dan menyebabkan kerusakan materiil.

“Akibat diterjang angin kencang, tower itu tak kuat menahannya hingga roboh dan menimpa rumah korban,” ujarnya.

Dampak dari peristiwa itu diperkirakan mencapai sekitar Rp 2 juta, menurut AKP Maskur. “Kondisi atap rumah korban jebol dan mengalami kerusakan sedang,” tambahnya.

Baca juga :  Pohon Tumbang di Jalan KH Imam Bahari dan RSUD Genteng, Tiga Orang Terluka dan Mobil Terparkir Rusak.

Meski insiden ini menyebabkan kerusakan pada bangunan, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Petugas sudah melakukan identifikasi di lokasi kejadian untuk memastikan keselamatan warga terdampak. “Tidak ada korban jiwa. Korban selamat dalam insiden tersebut,” tuturnya.

Menurut AKP Maskur, sekitar pukul 03.00 WIB, hujan deras disertai angin kencang mengguyur wilayah Kecamatan Pesanggaran, memperparah kondisi di lapangan. Cuaca ekstrem ini tidak hanya menyebabkan tower sirine roboh tetapi juga berdampak pada kondisi sungai di lokasi lain.

Intensitas hujan yang tinggi turut menyebabkan Sungai Gonggo meluap, yang kemudian memicu banjir di beberapa desa di Kecamatan Pesanggaran pada hari yang sama.

Kapolsek menghimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap kondisi cuaca yang tidak menentu. “Kami juga mengimbau kepada masyarakat untuk lebih waspada lagi terkait angin kencang yang saat melanda di berbagai wilayah Kabupaten Banyuwangi,” pungkasnya. (Redaksi)