Damkarmat Banyuwangi Ungkap 145 Insiden Kebakaran 2025 dengan Kerugian Rp 8,22 Miliar.

BANYUWANGIHITS.ID – Dinas Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Banyuwangi mencatat 145 peristiwa kebakaran terjadi di berbagai wilayah Bumi Blambangan sepanjang tahun 2025. Total kerugian materiil akibat peristiwa tersebut diperkirakan mencapai Rp 8,22 miliar.
Kepala Damkarmat Banyuwangi, Yopi Bayu Irawan, mengungkapkan bahwa dari jumlah kejadian tersebut, bangunan usaha menjadi objek yang paling sering terbakar, yakni sebanyak 49 kasus. Disusul dengan kebakaran rumah warga yang mencapai 35 kejadian, sebagian besar diantaranya akibat korsleting listrik dan kelalaian manusia.
“Selain itu, kebakaran juga terjadi pada 15 lokasi lahan, 14 gardu listrik, serta kendaraan bermotor roda dua dan roda empat yang masing-masing mencatat 7 kejadian,” ujar Yopi, Selasa (6/1/2026).
Yopi menambahkan bahwa fasilitas publik juga ikut terdampak. Tercatat 3 kejadian kebakaran di lingkungan sekolah serta 2 kejadian di kantor atau instansi pemerintah, sementara 13 kejadian lainnya terjadi pada objek dengan kategori beragam.
“Akibat peristiwa tersebut, kerugian materiil pada tahun 2025 ditaksir mencapai Rp 8,22 miliar. Selain kerugian materiil, kebakaran sepanjang tahun 2025 juga menyebabkan satu korban jiwa dan 19 orang mengalami luka-luka,” ungkap Yopi.
Kebakaran di Banyuwangi tahun 2025 masih tergolong tinggi jika dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya. Pada tahun 2024, Damkar Mat mencatat sebanyak 186 kejadian kebakaran, dengan nilai kerugian yang jauh lebih besar, yaitu Rp 35,6 miliar. Kebakaran pada tahun itu meliputi rumah, kapal, toko, lahan, hingga pabrik, yang juga menimbulkan satu korban jiwa dan 16 luka-luka.
Damkarmat Banyuwangi mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap risiko kebakaran, terutama dalam hal instalasi listrik, penggunaan peralatan elektronik, dan aktivitas lain yang berpotensi memicu api. (Redaksi)
