Tutup Iklan X

Dinas Pertanian dan Pangan Banyuwangi Ingatkan Petani Waspadai Serangan Hama dan Penyakit Tanaman di Musim Kemarau 2026.

Kepala Bidang Tanaman Pangan Dispertan Banyuwangi, Ida Larasati. Foto: Redaksi BanyuwangiHits.id

BANYUWANGIHITS.ID – Memasuki musim kemarau, sektor pertanian di Kabupaten Banyuwangi mulai menghadapi potensi ancaman serangan hama. Kondisi cuaca kering yang berlangsung dalam waktu lama dinilai dapat menurunkan daya tahan tanaman, sehingga lebih mudah terserang Organisme Pengganggu Tanaman (OPT).

Dinas Pertanian dan Pangan (Dispertan) Banyuwangi mencatat sejumlah jenis hama mulai terdeteksi dan perlu diantisipasi sejak dini oleh para petani.

Kepala Bidang Tanaman Pangan Dispertan Banyuwangi, Ida Larasati, menyampaikan bahwa berbagai jenis hama dan penyakit tanaman berpotensi meningkat pada musim kemarau ini.

“Potensi serangan hama di antaranya adalah wereng batang coklat, penggerek batang padi, tikus, hingga ulat grayak. Selain itu, penyakit hawar daun bakteri juga menjadi perhatian serius di musim kemarau ini,” kata Ida, Kamis (23/4/2026).

Ia menjelaskan, kondisi lingkungan yang kering membuat tanaman mengalami stres, sehingga ketahanannya menurun dan lebih rentan terhadap serangan hama maupun penyakit.

Karena itu, petani diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan dengan melakukan pemantauan rutin di lahan pertanian. Langkah pencegahan dini dinilai penting untuk meminimalisir dampak serangan yang dapat menurunkan hasil panen.

Dispertan Banyuwangi juga mendorong petani untuk segera melaporkan jika menemukan indikasi serangan hama di lahan mereka, agar dapat segera dilakukan penanganan yang tepat dan terukur. (Redaksi)