Tutup Iklan X

KUA Srono Gelar Bimbingan Perkawinan, Siapkan Calon Pengantin Menuju Rumah Tangga Harmonis.

Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Srono kembali menyelenggarakan kegiatan Bimbingan Perkawinan bagi para calon pengantin yang akan melangsungkan pernikahan di wilayah kerja KUA. Foto: Redaksi BanyuwangiHits.id

BANYUWANGIHITS.ID – Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Srono kembali menyelenggarakan kegiatan Bimbingan Perkawinan bagi para calon pengantin yang akan melangsungkan pernikahan di wilayah kerja KUA tersebut, Selasa (13/1/2026). Acara berlangsung dengan suasana khidmat dan antusias tinggi dari seluruh peserta yang hadir.

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Kepala KUA Kecamatan Srono, Fahrus Shoffi. Dalam sambutannya, ia menghimbau agar para peserta serius menyimak setiap materi yang diberikan oleh para pemateri. Menurutnya, bimbingan ini merupakan modal penting bagi pasangan calon suami istri untuk membangun kehidupan rumah tangga yang kokoh, harmonis, dan berlandaskan nilai-nilai keagamaan.

“Materi yang disampaikan oleh para penyuluh agama Islam ini sangat penting sebagai bekal awal membangun keluarga. Saya berharap para peserta tidak hanya mendengar, tetapi juga memahami dan mengamalkan dalam kehidupan rumah tangga nantinya,” tutur Fahrus Shoffi.

Sebagai pemateri pertama, Umi Nadziroh, Penyuluh Agama Islam di KUA Srono, memberikan materi mengenai peran penting seorang ibu dalam keluarga. Ia menekankan bahwa peran istri tidak sekadar urusan domestik seperti memasak dan kebersihan rumah, tetapi juga memiliki peran strategis dalam menentukan arah keluarga serta menjadi pendidik utama bagi anak-anak.

Baca juga :  4.888 Honorer Banyuwangi Resmi Jadi PPPK Paruh Waktu, Suasana Haru Warnai Penyerahan SK.

“Seorang ibu adalah madrasah pertama bagi anak-anaknya. Dari tangannya akan lahir generasi yang berkarakter, berakhlak, dan memiliki masa depan yang baik,” jelas Umi Nadziroh.

Materi berikutnya disampaikan oleh Syaiful Bahri, juga Penyuluh Agama Islam di KUA Srono, yang membahas pentingnya menjaga keharmonisan rumah tangga melalui komunikasi yang sehat. Ia menekankan agar pasangan suami istri membiasakan kebiasaan sederhana namun bermakna, seperti saling berpamitan saat hendak pergi, bekerja, atau meninggalkan rumah dalam waktu singkat.

“Kebiasaan kecil seperti berpamitan adalah bagian dari adab dan komunikasi yang baik. Dari sinilah rasa saling menghargai, perhatian, dan kehangatan dalam rumah tangga akan tumbuh,” ungkap Syaiful Bahri.

Melalui penyelenggaraan bimbingan perkawinan ini, pihak KUA Kecamatan Srono berharap para calon pengantin tidak hanya siap secara administratif untuk menikah, tetapi juga memiliki kesiapan mental, spiritual, dan sosial sehingga mampu membangun keluarga yang sakinah, mawaddah, dan warahmah sejak awal pernikahan. (Redaksi)