Tutup Iklan X

Peristiwa Bunuh Diri di Desa Kumbo Singojuruh, Polisi Evakuasi dan Keluarga Tolak Autopsi.

Seorang pria ditemukan tewas tergantung di kamar tidurnya dan langsung dilaporkan oleh warga kepada Bhabinkamtibmas. Foto: Zainuddin BanyuwangiHits.id

BANYUWANGIHITS.ID – Warga Dusun Kumbo, Desa Gumirih, Kecamatan Singojuruh, digemparkan oleh peristiwa tragis yang menimpa seorang petani setempat pada Selasa pagi (20/1/2026). Seorang pria ditemukan tewas tergantung di kamar tidurnya dan langsung dilaporkan oleh warga kepada Bhabinkamtibmas Desa Gumirih.

Peristiwa itu berlangsung sekitar pukul 06.00 WIB di kediaman korban, Junaidi (46), yang beralamat di Dusun Kumbo, Desa Gumirih. Korban pertama kali ditemukan dalam posisi tergantung oleh ibunya sendiri saat akan dibangunkan di pagi hari.

Dalam proses penyelidikan awal, polisi mencatat beberapa hal penting, bahwa sesuai keterangan para saksi, tetangga korban tersebut mempunyai riwayat penyakit Epilepsi dan Depresi, korban mempunyai riwayat beberapa kali melakukan percobaan bunuh diri dan diketahui oleh adik korban.

Menurut keterangan saksi-saksi, ibu korban, Suriah, yang hendak membangunkan Junaidi, terkejut melihat tubuh anaknya dalam keadaan terikat sabuk sepanjang sekitar 90 cm di bagian leher dan tergantung di dekat jendela kamar tidur. Saksi kemudian memanggil adik korban, Supriyono, untuk memastikan kondisi.

Baca juga :  Bupati Banyuwangi Raih Penghargaan Pembina K3 Terbaik Jatim 2026.

Setelah memastikan bahwa korban telah meninggal dunia, kedua saksi melaporkan kejadian tersebut kepada Kepala Dusun Kumbo, Mulyadi, yang selanjutnya meneruskan laporan ke Polsek Singojuruh sekitar pukul 06.30 WIB.

Saksi lainnya, Purnomo, yang merupakan keponakan korban, menyebut bahwa terakhir kali melihat Junaidi adalah pada Senin pagi (19/1/2026) sekitar pukul 05.00 WIB sebelum korban beraktivitas seperti biasa.

Tim gabungan dari Polsek Singojuruh, termasuk Bhabinkamtibmas Desa Gumirih, Unit Intelkam, dan Unit Reskrim, tiba di lokasi kejadian sekitar pukul 06.45 WIB untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Petugas kesehatan dari Puskesmas Singojuruh tiba sekitar pukul 07.00 WIB untuk melakukan identifikasi dan pemeriksaan terhadap tubuh korban. (DIN/SUC)