Tutup Iklan X

Tema Kembang Dermo Warnai Gandrung Sewu 2026, Banyuwangi Tampilkan Wisata Budaya Berkelas.

Tema yang diusung gandrung sewu 2026 yaitu Kembang Dermo yang mengangkat nilai filosofi budaya lokal yang hidup di tengah masyarakat Osing. Foto: Redaksi BanyuwangiHits.id

BANYUWANGIHITS.ID – Pagelaran kolosal Gandrung Sewu 2026 tak hanya akan menampilkan ribuan penari di pesisir Pantai Marina Boom, Banyuwangi, Jawa Timur. Tahun ini, event budaya unggulan tersebut mengangkat tema Kembang Dermo, simbol sakral yang berakar dari tradisi Seblang dan sarat makna spiritual.

Gandrung Sewu 2026 dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 24 Oktober 2026. Tema yang diusung kali ini menjadi pembeda, karena tidak sekadar menghadirkan pertunjukan massal, tetapi juga mengangkat nilai filosofi budaya lokal yang hidup di tengah masyarakat Osing.

Kembang Dermo sendiri dikenal sebagai elemen penting dalam ritual Seblang. Simbol ini diyakini memiliki makna spiritual mendalam dan menjadi bagian dari identitas budaya Banyuwangi yang terus dijaga hingga kini.

Ketua Paguyuban Pelatih dan Seniman Banyuwangi, Suko Prayitno, menegaskan bahwa pengangkatan tema tersebut membuat proses kreatif harus selaras dengan nilai adat yang diwariskan secara turun-temurun.

“Sebagai orang yang cinta adat tradisi turun-temurun, setiap melakukan sesuatu yang berhubungan dengan adat, maka kita selalu permisi. Tujuannya agar tidak melanggar norma adat yang sudah ada sejak dulu,” ujar Suko pada Kamis 23/4/2026.

Baca juga :  Perbaikan Longsor Jalur Gumitir Banyuwangi Dikebut, Sistem Buka Tutup Masih Berlaku.

Ia menjelaskan, keterlibatan tokoh adat menjadi bagian penting dalam menjaga keaslian makna Kembang Dermo saat divisualisasikan dalam pertunjukan tari kolosal. Pendekatan ini dinilai mampu memberikan dimensi baru pada Gandrung Sewu yang selama ini dikenal sebagai atraksi massal di tepi pantai.

Melalui konsep tersebut, wisatawan tidak hanya disuguhkan pertunjukan spektakuler, tetapi juga diajak memahami nilai-nilai budaya yang melatarbelakanginya. Hal ini sejalan dengan tren wisata berbasis pengalaman, di mana pengunjung mencari lebih dari sekadar destinasi, tetapi juga cerita dan makna.

Dengan mengusung tema Kembang Dermo, Banyuwangi kembali menegaskan bahwa wisata budaya bukan sekadar hiburan, melainkan ruang untuk merasakan denyut tradisi dan spiritualitas masyarakat lokal. Saat ribuan penari tampil di Pantai Boom Marina, yang dihadirkan bukan hanya keindahan tari Gandrung, tetapi juga pengalaman budaya yang berakar kuat pada ruh Blambangan. (Redaksi)