Tutup Iklan X

Kepala Dinas Pariwisata Banyuwangi Paparkan Strategi Peningkatan Wisata Natal dan Tahun Baru Serta Dampak Ekonominya.

Dinas Pariwisata Banyuwangi menyatakan telah melakukan berbagai persiapan strategis sejak jauh hari. Fokus utama adalah menyiapkan destinasi wisata agar siap menerima lonjakan kunjungan. Foto: Reina BanyuwangiHits.id

BANYUWANGIHITS.ID – Dalam upaya meningkatkan kunjungan wisatawan selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), Dinas Pariwisata Banyuwangi menyatakan telah melakukan berbagai persiapan strategis sejak jauh hari. Fokus utama adalah menyiapkan destinasi wisata agar siap menerima lonjakan kunjungan yang biasanya terjadi pada periode tersebut.

Kepala Dinas Pariwisata Banyuwangi mengatakan bahwa sebelum libur Nataru, pihaknya telah mengumpulkan para pelaku usaha, khususnya pengelola destinasi wisata, untuk mematangkan persiapan menyambut wisatawan.

“Pertama-tama kami tentunya menyiapkan destinasi-destinasi. Jadi kami sebelum libur nataru, tentunya mengumpulkan teman teman pelaku usaha khususnya destinasi, kenapa kita perlu persiapkan? Karena memang biasanya Liburan Nataru inikan banyak lonjakan setahun data tamu, nah tentunya perlu. Kenapa perlu kita siapkan? Karena memang perlu persiapan di destinasi untuk menyambut itu,” ujarnya.

Persiapan yang dilakukan menurutnya bukan sekadar kesiapan fisik tempat wisata, tetapi juga terkait aspek keamanan, kebersihan, kenyamanan, dan ketenangan yang menjadi bagian dari Sapta Pesona Pariwisata. Hal ini dilakukan agar setiap wisatawan yang berkunjung merasa puas saat berada di Banyuwangi dan membawa pengalaman berkesan ketika kembali ke rumah.

Baca juga :  Penemuan Mayat di Grajagan, Korban Tenggelam di Segoro Anakan Ditemukan Mengambang.

“Sehingga harapannya selama liburan natal dan tahun baru ini bisa datang ke Banyuwangi bener-bener merasa aman, nyaman dengan bersih dan tentunya nanti harapannya pulang bawa kenangan dan tentunya kedepanya bisa datang lagi ke Banyuwangi seperti itu sih,” tambahnya.

Dia juga menekankan pentingnya strategi promosi untuk menarik wisatawan, terutama dari luar kota. Promosi dilakukan melalui platform media sosial dengan pembuatan materi seperti flyer, serta kerjasama dengan akun dan komunitas di luar Banyuwangi agar informasi mengenai destinasi wisata lokal bisa tersebar lebih luas.

“Dan kedua kita juga harus promosi tentunya. Baik itu promosi di media sosial, pokok kita bikin flyer-flyer dan kita juga bekerja sama dengan medsos-medsos diluar kota. Harapannya kalau kita hanya mempromosikan di banyuwangi aja kan percuma kalau nggak di luar kota. Harapan kita kan wisatawan ini yang datang lebih bagus dari luar kota. Karena memang lebih banyak. Ekonominya kan lebih bagus,” ujarnya.

Baca juga :  Peduli Keluarga Warga Binaan, Lapas Banyuwangi Salurkan 40 Paket Sembako.

Ditanya mengenai target kunjungan wisatawan dibandingkan tahun sebelumnya, pihaknya optimis angka tersebut akan meningkat. Target kunjungan wisatawan di tahun ini ditetapkan mencapai sekitar 400 ribu kunjungan.

“Pasti. Tentunya kita setiap tahun harus lebih meningkat. Sehingga harapannya tahun ini bisa meningkat daripada tahun kemarin. Tahun ini harapan kita bisa mencapai 400.000,” tutupnya. (REIN/SUC)