Tutup Iklan X

Mantan Ketua PCNU Banyuwangi Gus Makki Pilih Tidak Maju Lagi di Konfercab 2026.

KH Ali Makki Zaini atau yang akrab disapa Gus Makki dipastikan tidak akan kembali mencalonkan diri dalam Konferensi Cabang (Konfercab) PCNU Banyuwangi. Foto: Redaksi BanyuwangiHits.id

BANYUWANGIHITS.ID – KH Ali Makki Zaini atau yang akrab disapa Gus Makki dipastikan tidak akan kembali mencalonkan diri dalam Konferensi Cabang (Konfercab) PCNU Banyuwangi yang digelar di Universitas Ibrahimy (UIMSYA) Blokagung, Rabu, 7 Januari 2026.

Meski mantan Ketua Tanfidziyah PCNU Banyuwangi periode 2018–2023 tersebut kembali didorong oleh sejumlah pihak, Gus Makki menegaskan telah mengambil keputusan final untuk tidak maju lagi dalam kontestasi kepemimpinan PCNU Banyuwangi.

Ia menyatakan tidak akan mencalonkan diri baik sebagai Bakal Calon Ketua Tanfidziyah PCNU Banyuwangi maupun sebagai Rois Syuriyah, meskipun ada dorongan dari berbagai kalangan.

“Setiap orang ada masanya, dan setiap masanya ada pemimpinnya. Bagi saya sudah selesai untuk berkhidmat di PCNU Banyuwangi,” tegasnya kepada wartawan, Selasa, 6 Januari 2026.

Walaupun tidak ikut maju dalam Konfercab, pengasuh Pondok Pesantren Bahrul Hidayah yang berlokasi di Dusun Rayud, Desa Parijatah Kulon, Kecamatan Srono ini menegaskan tetap memberikan dukungan penuh kepada siapapun yang nantinya terpilih memimpin PCNU Banyuwangi.

Baca juga :  Dua Pencuri Diringkus Reskrim Polsek Wongsorejo Usai Gasak HP dan Uang Tunai.

“Saya hanya mendukung siapa yang terpilih sebagai Ketua PCNU dan Ketua Rois Syuriyah,” tegasnya.

Gus Makki juga mengungkapkan bahwa dirinya sempat dihubungi oleh sejumlah pihak yang memintanya kembali maju sebagai Ketua Tanfidziyah PCNU Banyuwangi. Namun, permintaan tersebut secara tegas ia tolak.

“Saya bilang akan mensupport siapapun yang terpilih sebagai Ketua Rois Syuriyah dan Ketua Tanfidziyah PCNU Banyuwangi,” paparnya.

Keputusan alumni Pondok Pesantren Al Falah Ploso Kediri itu untuk tidak maju kembali ternyata dilandasi oleh pesan sang guru, KH Nurul Huda Djazuli, yang terus ia pegang hingga kini.

“Saya siap membantu PCNU Banyuwangi tapi tidak di posisi Ketua Tanfidziyah dan Rois Syuriyah. Pesan kyai saya, berkhidmat di NU jangan harus SK-nan,” ungkapnya. (Redaksi)