Tutup Iklan X

Pengusaha Hotel di Banyuwangi Berharap PPK Darurat Tidak Diperpanjang

Salah satu Hotel Yang Beroperasi di Kabupaten Banyuwangi. (Foto: istimewa/Irhaam/ Banyuwangi Hits)
Salah satu Hotel Yang Beroperasi di Kabupaten Banyuwangi. (Foto: istimewa/Irhaam/ Banyuwangi Hits)

BANYUWANGI, Banyuwangihits – Para pengusaha hotel di Kabupaten Banyuwangi berharap pemberlakukan PPKM Darurat covid -19 tidak diperpanjang. Sebab imbas dari pemberlakuan PPKM Darurat Covid -19 sejak 3 Juli lalu, tingkat hunian hotel di kabupaten ujung Timur Pulau Jawa ini turun drastis.

Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Cabang Banyuwangi Zainal Mutaqin mengatakan, selama PPKM darurat, tingkat hunian hotel di Banyuwangi rata – rata hanya berkisar di angka 10 persen.

Meskipun berbagai upaya dilakukan, namun menurutnya hal tersebut tak mampu meningkatkan jumlah hunian hotel dan restoran. Sebab pada malam hari dilakukan penyekatan di sejumlah ruas jalan dan pemadaman lampu penerangan jalan umum.

Sehingga tak bisa dipungkiri hal tersebut mengurangi jumlah hunian hotel baik tamu dari warga lokal maupun luar Banyuwangi.

“Selain itu adanya penutupan secara total terhadap tempat wisata dan hiburan, juga sangat berimbas terhadap sektor hotel di Banyuwangi”, jelasnya, Senin (19/07/2021).

Simak selengkapnya di halaman selanjutnya...